SHINee – Countless (셀 수 없는) Lyrics [Hangeul + Romanization + Indonesian Trans.]

Title: Countless (셀 수 없는)
Lyrics/작사: 전간디
Composer/작곡: Jamil ‘Digi’ Chammas, Adrian Mckinnon, Tay Jasper, Sara Forsberg, Leven Kali, MZMC
Indonesia Translator/역자: 김윤서 [Ayin Perdana]
Arranger/편곡: Jamil ‘Digi’ Chammas, 유영진

Hangeul

 

한 발을 다가서면 두 발 물러서고
셋을 주고 나면 넷을 기대하고
우릴 계산하며 너를 떠날 때를
기다린 건지 몰라
너를 원망하고 네게 투정하고
몹쓸 이율 대고 이내 포기하고
손을 꼽아가며 너와 다른 점을
세왔던 건지 몰라

어쩌면 난 너 아닌
또 다른 꿈을 꾼 지 몰라
하지만 다시 그 꿈을 깨면
널 찾고 있잖아
그래 내겐 니가 꼭 필요한
셀 수 없는 이유들이 남아 있어

넌 나의 단어, 나의 문장, 나의 모든 언어
다른 생각을 해도 꿈을 꿔도
결국 난 널 말하는 걸
수많은 별을 세며 꿈을 청하지 않아도
니 생각에 밤을 샐
셀 수 없는 이유들이 남아 있어

한 손을 빼려 하면 두 손으로 잡고
세차게 밀어내도 내 곁에 머물고
아무런 계산 없이 안아준 널 잠시
잊으려 한지 몰라
가슴이 두근대면 나의 손을 잡고
다리가 떨려오면 Radio를 켜고
박잘 세지 않고 춤을 추던 우릴
잊었던 건지 몰라

어쩌면 난 너 아닌 (어쩌면 난)
또 다른 꿈을 꾼 지 몰라 (꿈을 꿔)
[온/태] 알잖아 다시 그 꿈을 깨면
[온/태] 날 안고 있을 널
그래 아직 널 더 사랑할
[온/태] 셀 수 없는 이유들이 남아 있어

넌 나의 단어, 나의 문장, 나의 모든 언어
다른 생각을 해도 꿈을 꿔도
결국 난 널 말하는 걸
수많은 별을 세며 꿈을 청하지 않아도
니 생각에 밤을 샐
셀 수 없는 이유들만 남아

알아 너 없인 안 되는 날 (Yeah)
난 알아 너 없인 꿈도 못 꾸는 날
늘 그려왔었던 바래왔던
너라는 내 꿈들이
내겐 이미 현실이란 걸

넌 나의 단어, 나의 문장, 나의 모든 언어
다른 생각을 해도 꿈을 꿔도
결국 난 널 말하는 걸
그 어떤 깨기 싫은 꿈들을 다 포기해도
니 생각에 밤을 샐
셀 수 없는 이유들이 남아 있어
셀 수 없는 이유들이 남아 있어

셀 수 없는 이유들이 남아 있어

 

Romanization

 

han bareul dagaseomyeon du bal mulleoseogo
seseul jugo namyeon neseul gidaehago
uril gyesanhamyeo neoreul tteonal ttaereul
gidarin geonji molla
neoreul weonmanghago nege tujeonghago
mopsseul iyul daego inae pogihago
soneul kkobagamyeo neowa dareun jeomeul
sewatteon geonji molla

eojjeomyeon nan neo anin
tto dareun kkumeul kkun ji molla
hajiman dashi geu kkumeul kkaemyeon
neol chatgo itjana
geurae naegen niga kkok piryohan
sel su eomneun iyudeuri nama isseo

neon naye daneo, naye munjang, naye modeun eoneo
dareun saenggageul haedo kkumeul kkweodo
gyeolguk nan neol malhaneun geol
sumaneun byeoreul semyeo kkumeul cheonghaji anado
ni saenggage bameul sael
sel su eomneun iyudeuri nama isseo

han soneul ppaeryeo hamyeon du soneuro japgo
sechage mireonaedo nae gyeote meomulgo
amureon gyesan eopshi anajun neol jamshi
ijeuryeo hanji molla
gaseumi dugeundaemyeon naye soneul japgo
dariga tteollyeoomyeon Radio-reul kyeogo
bakjal seji anko chumeul chudeon uril
ijeotteon geonji molla

eojjeomyeon nan neo anin (eojjeomyeon nan)
tto dareun kkumeul kkun ji molla (kkumeul kweo)
[On/Tae] aljana dashi geu kkumeul kkaemyeon
[On/Tae] nal ankko isseul neol
geurae ajik neol deo saranghal
[On/Tae] sel su eomneun iyudeuri nama isseo

neon naye daneo, naye munjang, naye modeun eoneo
dareun saenggageul haedo kkumeul kkweodo
gyeolguk nan neol malhaneun geol
sumaneun byeoreul semyeo kkumeul cheonghaji anado
ni saenggage bameul sael
sel su eomneun iyudeulman nama

ara neo eopshin an dweneun nal (Yeah)
nan ara neo eopshin kkumdo mot kkuneun nal
neul geuryeowasseotteon baraewatteon
neoraneun nae kkumdeuri
naegen imi hyeonshiliran geol

neon naye daneo, naye munjang, naye modeun eoneo
dareun saenggageul haedo kkumeul kkweodo
gyeolguk nan neol malhaneun geol
geu eotteon kkaegi shireun kkumdeureul da pogihaedo
ni saenggage bameul sael
sel su eomneun iyudeuri nama isseo
sel su eomneun iyudeuri nama isseo

sel su eomneun iyudeuri nama isseo

 

Indonesian

 

Saat kau datang menghampiriku
Aku mundur dua langkah
Saat aku memberikanmu tiga hal, aku menginginkan empat hal yang kau berikan untukku
Mungkin aku perhitungan dengan hubungan ini dan menunggumu untuk pergi dariku

Aku menyalahkanmu, memberikanmu waktu yang sulit
Aku menyerah dengan alasan yang bodoh
Aku menghitung dengan jemariku semua perbedaanku denganmu

Aku mungkin bermimpi sebuah mimpi tapi itu bukanlah kau
Namun di setiap kali aku terbangun, nyatanya aku selalu mencarimu
Kurasa bagiku selalu ada banyak alasan yang tak terhitung kenapa aku membutuhkanmu

Chorus :
Kau adalah kata – kataku
Kalimatku, semua bahasaku
Meskipun aku memikirkan hal lain dan memimpikannya,
Pada akhirnya aku hanya berbicara tentang kau
Aku tak harus selalu mengharapkan untuk bisa memimpikan bintang yang tak terhingga,
Karena masih banyak alasan yang tak terhitung
Kenapa aku terjaga sepanjang malam hanya untuk memikirkanmu

Ketika aku mencoba untuk menarik kembali tanganku
Kau langsung menggenggamnya dengan kedua tanganmu
Aku mencoba mendorongmu agar kau pergi
Tapi nyatanya kau tetap ada di sisiku
Kau memelukku tanpa memperhitungkan apapun meski mungkin saja,
Aku sempat mencoba untuk melupakanmu

Kau selalu menggenggam tanganku ketika hatiku berdebar
Kau bahkan menyalakan radio saat aku menghentakkan kakiku
Dan kita berdua berdansa tanpa menghitung ketukan
Dan mungkin juga aku melupakan hal itu

Mungkin aku memimpikan sebuah mimpi tapi itu bukanlah dirimu
Namun kau pasti tahu setiap kali aku bangun
Nyatanya aku selalu memelukmu
Karena itulah selalu ada banyak alasan yang tak terhitung bagiku untuk selalu mencintaimu dengan lebih

*Back to Chorus*

Aku tahu pada intinya aku tidak bisa tanpamu
Aku tahu pada intinya aku tidak bisa bermimpi tanpamu
Aku selalu mengharapkanmu ada dalam mimpiku,
Dan sekarang semua itu telah menjadi kenyataan untukku

*Back to chorus, Line 1 – Line 2*
Meski aku menyerah pada mimpi yang sesungguhnya aku tidak ingin bangyn dari mimpi itu
Aku masih memiliki banyak alasan yang tak terhitung
Kanapa aku terjaga sepanjang malam hanya untuk memikirkanmu

Masih banyak alasan yang tak terhitung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s