너의 모든 게 보고싶다 (Everything Reminds Me of You) – ‘Jonghyunie’ 종현이 [Adorable Couple Series]

IMG_20180124_150709

Title                 : 너의 모든 게 보고싶다 (Everything Reminds Me of You) – ‘Jonghyunie’ 종현이

[Adorable Couple Series]

Cast                  : Taeyeon, SHINee Jonghyun

Inspired by     : Jonghyun’s song “Before Our Spring”

Length              : Ficlet 1.494 words

Genre               : Bitter Sweet

Written by      : Ayin Perdana

 

Missing every piece of you a lot

 

December, 15th 2020

 

“Uhuk! Taeyeon’ah, benarkah itu?”.

Ekspresi itulah yang diberikan oleh mereka padaku saat aku mengatakan “aku ingin menulis sebuah buku” ketika sedang menikmati sarapan di rumahmu. Ya rumahmu, yang selalu kau sebut dengan ‘rumah kita’ setiap kali kau membawaku kemari. Kau tahu? Ibu, hyeong kesayanganmu si pria tua bernama Jinki, dan adik perempuanmu si penulis terkenal bernama Yoonsu itu, sekarang terlihat begitu mirip denganmu. Kau juga sama, kau juga memberikan ekspresi persis seperti yang mereka berikan padaku ketika aku mengatakan “aku ingin melanjutkan pendidikan masterku” saat kita berkencan di kedai eskrim favoritku.

 

March, 09th 2019

 

“Taeyeon’ah, jika ada sesuatu yang kau inginkan, selama itu bisa membuatmu tidak merasa kesepian.. katakan saja. Aku akan mendapatkannya untukmu”.

Itulah yang selalu dikatakan oleh Hyeong kesayanganmu itu saat aku bertemu dengan tanggal hari ini. Dia benar – benar sangat kaku. Dia tidak bisa menyembunyikan kecemasannya, dia sangat terlihat takut kalau aku kesepian. Terkadang aku hanya bisa tertawa karena tingkahnya yang menurutku terlalu aneh. Aku jadi penasaran, jika aku mengatakan keinginanku padanya, apa dia benar – benar bisa mendapatkannya lalu membawakannya ke hadapanku? Tidak, aku yakin dia tidak bisa. Karena yang aku inginkan adalah kau. Ya, kau. Karena hari ini ulang tahunku, aku yakin kau tidak pernah lupa akan itu. Aku merindukan kau yang selalu datang ke apartmentku tepat di jam 12.00 malam. Mentang – mentang kau tahu kombinasi sandi pintu apartmentku, kau bisa masuk sesukamu. Setiap tahun di malam hari ulang tahunku, kau datang hanya untuk mengatakan “Selamat ulang tahun nona. Aku membawakan kado ulang tahun terbaik untukmu tahun ini, aku”. Tapi sekarang kau tidak datang. Bahkan sekarang sampai hujan turun, kau tidak datang juga. Kau tidak lupa hari ini ulang tahunku kan? Aku tahu kau akan datang, hanya saja mulai sekarang sampai seterusnya kau hanya datang melalui mimpiku. Terdapat sebuah kalimat begitu bagus dari sebuah buku, bunyinya seperti ini ‘Jangan rindu. Berat. Kau tak akan kuat, biar aku saja’. Aku pikir itu hanya kalimat gombal, tapi ternyata itu kenyataan. Sekarang aku merindukanmu dan rasanya memang benar – benar berat.

 

April, 8th 2018

 

“Anak perempuanku, Taeyeonie.. aku tahu kau adalah wanita yang kuat. Karena itulah alasan putraku sangat mencintaimu. Bahkan sampai akhir hidupnya”.

Aku dapat mengatakan dengan percaya diri bahwa sesungguhnya dialah wanita yang paling kuat di dunia. Dialah wanita pertama yang paling merasakan kesakitan selain aku dan adik perempuanmu. Aku tidak akan menyalahkannya jika ia yang menangis paling keras saat itu. Tapi ia tidak melakukannya, ia tidak menangis dengan keras. Akulah yang menangis paling keras saat itu. Oh, tentu saja air mata tidak pernah berhenti mengalir dari pelupuk matanya yang sayu. Tapi meski begitu, ia satu – satunya yang masih bisa memberiku dekapan perlindungan saat aku lemah karena kehilangan kekuatanku. Bahkan adik perempuanmu yang begitu akrab dan mengenali bagaimana diriku, tidak sanggup mendekapku. Wajar saja, mana ada seseorang dapat membagi kekuatan padahal ia sendiri seperti tidak mengenal siapa dirinya. Wanita inilah yang menjadi kekuatan sekaligus alasan utamaku untuk tetap bertahan hidup. Ya, dia adalah ibumu. Dia membuatku sadar bahwa perasaan hangat yang kau miliki berasal darinya. Dan untukmu yang sekarang tinggal di langit, selamat ulang tahun.

 

May, 3rd 2021

 

“Oppa sangat menyukai seni, apapun itu bentuknya. Dia yang selalu mendukungku untuk menjadi seorang penulis ketika tidak ada seorangpun yang memberi dukungan dan semangat padaku. Baginya memiliki adik seorang penulis adalah kebanggan. Karena Taeyeon eonni mengatakan ingin menulis buku, aku akan membantumu. Agar Oppa bangga memiliki kekasih seorang penulis yang begitu cantik”.

Akhirnya perempuan kecil-mu bisa berbicara banyak denganku setelah beberapa lama. Kau benar, dia memang bukan gadis yang benar – benar sepenuhnya kuat. Kau benar, dia memang benar – benar mirip denganmu. Sangat mirip, bahkan hanya dengan melihatnya bisa membuat rasa rindu dihatiku seperti ingin meledak. Melihatnya seperti melihat cerminanmu. Kau benar, ternyata hanya kaulah yang benar – benar mengenal siapa dirinya yang sesungguhnya, karena itulah kau sangat menyayanginya kan? Kau benar, dia adalah gadis yang beruntung karena memiliki hatimu. Dan kau benar lagi, hanya dia yang bisa membaca pikiranmu karena ia selalu bisa tahu apa yang kau inginkan. Hanya dia yang bisa, bukan aku. Dan hari ini, di ulang tahunnya, ia menerbitkan seni tulisnya yang baru berjudul ‘Everything Reminds Me of You’.

 

December, 18th 2023

“Kau harus jaga kesehatanmu. Kau tidak boleh makan makanan pinggir jalan sembarangan karena kekebalan tubuhmu itu sangat lemah. Berhentilah untuk balapan liar, dan lebih baik perbanyak olahraga, kau terlalu cantik untuk menjadi seorang street racer. Kau itu calon istriku, jadi menurut saja. Jangan salah kira, aku cerewet seperti ini bukan karena aku seorang yang cerewet. Aku seperti ini hanya karena satu alasan, aku mencintaimu”.

Tidak terasa, sudah enam tahun aku menjaga nafasku untuk terus berhembus tanpa kau di sampingku. Ya, bahkan sampai detik ini aku masih menghitung jumlah hari yang kulalui tanpa absensimu. Bodoh ya? Biarkan saja seperti ini, jangan menyuruhku untuk berhenti. Karena hanya seperti ini cara agar aku bisa menjaga nafasku. Hey, kau tahu? Orang – orang melihatku aneh ketika aku terkekeh sendirian tanpa ada siapapun yang menceritakan cerita lucu padaku ketika sedang berolahraga pagi, berlari kecil mengililingi  taman sungai Han. Wajar saja mereka seperti itu, mungkin mereka berpikir aku gila. Aku bahkan dapat tertawa dengan sendirinya saat melewati kedai kecil yang menjual tteokbokki dan pangsit rebus di area pejalan kaki disini. Kau juga pasti bingung dan akan langsung bertanya “apa yang lucu dari sebuah kedai kecil yang mejual tteokbokki dan pangsit rebus?”. Bukan, aku tertawa justru karena kedai itu mengingatkanku padamu. Aku bisa mengingat dengan jelas betapa cerewetnya kau saat melarangku untuk memakan makanan pinggir jalan seperti itu. Aku juga tersenyum dengan sendirinya ketika melihat sepasang kekasih yang menikmati minggu pagi mereka dengan anjing kesayangannya. Bisa ku tebak, pasti si pria lah pemilik dari anjing itu. Karena pria itu yang terlihat begitu akrab dengan anjing kecil itu, sama seperti kau. Tapi bisa saja anjing itu milik sang wanita, karena kau juga sangat akrab dengan Ginger. Tidak hanya aku, sepertinya Ginger juga sangat merindukanmu. Alih – alih tidur diatas tempat tidurku, dia sekarang selalu memilih untuk tidur di samping pohon natal pemberianmu, atau di atas buffet yang terdapat photomu yang tersenyum begitu cerah, terpajang rapi disana. Hey, omong – omong kenapa kau sehebat itu? Bagaimana bisa kau membuat semua hal mengingatkanku padamu? Ibu, hyeong-mu, adikmu, semua yang aku lihat, semua yang aku lakukan, semua itu mengingatkanku padamu, Jonghyun. Kau tidak membiarkanku untuk melupakanmu walau hanya satu detik. Bahkan musim salju kali ini mengingatkanku padamu. Sepertinya judul buku adikmu yang baru itu sangat tepat untuk menjelaskan dengan singkat keadaanku sekarang, everything reminds me of you, Jonghyun.

Aku suka musim salju, itu dulu. Sekarang, aku membencinya. Baiklah, bagaimana kalau kalimatnya aku ganti, “Aku menyukai sekaligus membenci musim salju”. Kau ingin tahu kenapa? Aku menyukai musim salju karena musim ini yang mempertemukan kau dan aku. Tapi, aku juga membenci musim salju, lebih tepatnya sekarang dan seterusnya aku membenci musim salju. Karena tepat di musim ini juga aku kehilanganmu. Dan hari ini adalah hari itu. Hari ini adalah hari tepat saat aku di paksa untuk rela melepaskanmu. It’s really bitter sweet, isn’t it? And it might be crazy as well.

Sekarang aku benar – benar sedang menulis sebuah buku. Menurut perkiraan, buku ini akan di terbitkan di awal musim semi tahun depan. Dan sesuai dengan janjinya, adik perempuanmu benar – benar banyak membantuku. Ia bahkan membantuku sampai pada proses penyempurnaan kata. Aku sudah tidak sabar ingin menerbitkan buku ini, aku sangat ingin memamerkan pada dunia, menceritakan pada dunia betapa bahagianya bisa menjadi kekasihmu. Ya, buku ini seluruhnya menceritakan tentang kau, Jonghyun. Aku menuliskan semua tentang kau tanpa melewatkan apapun. Bahkan sampai pada nafas terakhirmu aku menulisnya di buku ini, untukmu.

Jangan khawatir, aku tidak membuatnya menjadi sebuah buku kisah sedih. Untuk apa aku menulisnya dengan cara seperti itu? Bukankah aku ingin memberi tahu semua orang betapa indahnya dirimu semasa kau hidup. Aku ingin memberi tahu orang – orang bahwa kau adalah kekasihku yang romantis, hangat, dan tampan. Aku bahkan menuliskan kenangan saat kita sedang berlibur ke pantai pada musim gugur delapan tahun yang lalu, dimana kala itu aku merasa seperti mendapatkan hadiah termahal di dunia karena bisa menikmati libur di tengah – tengah kesibukanmu sebagai seorang dokter. Kau pasti ingat saat itu kan? Saat kita memilih pergi ke pantai kecil yang belum di jamah keramaian, kala itu kita saling menautkan jemari. Dan kala itu keromantisanmu tidak membiarkan aku untuk menyiapkan diri, kau tiba – tiba berhenti di depanku. Kedua tanganmu yang hangat menangkup wajahku dan sedetik kemudian bibirku langsung merasa hangat kala bertemu dengan bibirmu. Setelah kau berhasil mencuri ciuman dariku, alih – alih tersipu kau justru dengan percaya diri mengeluarkan kalimat konyol namun terdengar begitu lucu bagiku. Kau berkata, “bukankah kau merasa bangga memiliki pacar romantis dan tampan sepertiku?”. Akhirnya lagi dan lagi, aku menangis karena merindukanmu. Aku sangat merindukanmu, Jonghyun. 너의 모든 보고싶.

Buku ini nantinya akan di kemas dengan begitu cantik, sayang. Karena buku ini membawa milyaran kata yang tersusun menjadi sebuah kisah yang cantik, dan juga karena buku ini memiliki nama yang cantik. Karena seperti yang sudah kukatakan, buku ini adalah kau. Buku ini bernama “Jonghyunie”.

 

FIN.

Advertisements

10 thoughts on “너의 모든 게 보고싶다 (Everything Reminds Me of You) – ‘Jonghyunie’ 종현이 [Adorable Couple Series]

  1. sampai sekarang masih berharap ini mimpi buruk:( i miss him so badly. ff kakak bagus banget. aku suka baca tulisan kakak. keep writing, sister! fighting!

    • Hai audina ^^
      terima kasih sudah mampir.. 🙂

      Semua orang menginginkan ini hanya mimpi buruk.. tapi kenyataannya kita tidak akan pernah bisa bangun lagi dari mimpi buruk ini.

      terima kasih sudah menyukai tulisan sederhanaku, aku akan bekerja keras untuk membuat sebuah tulisan yang lebih bagus. 🙂 dan untukmu, semangat juga! ^^

  2. Entah kenapa sambil baca cerita eonnie kepalaku terngiang lagu B2ST pas penggalan kata hajiman fiction…

    I needed time to healing for a long time..

    • Ha..? hahaha..
      aku menulis tulisan ini ketika sedang pergi dinas ke luar kota. Aku menulis ini ketika sedang sendirian, di dalam kamar hotel di malam hari. saat itu aku benar benar merasakan kesendirian yang di rasakan Jonghyun selama ini. dan akhirnya jadilah sebuah tulisan yang bitter sweet seperti ini. Semoga kau suka dan terima kasih sudah mampir.. 🙂

  3. eonni terimakasih sudah menulis cerita seluarbiasa ini. Sebelumnya aku mengenal eonni lewat instgram. Maaf aku sering menjadi stalker instagram eonni. Hanya karena aku tidak bisa seberuntung eonni dan penggemar lainnya yang bisa datang ke konser-konser idolanya. Aku mengagumi kakak. Sungguh. Aku tidak gombal. Ke ke ke

    Aku memiliki masa sulit selama beberapa bulan ini. Saat aku sedang menikmati video video serta mv mereka serta dia, saat aku menghibur kembali diriku dengan mereka. Kabar buruk itu menusukku lagi eonni. Tidak ada teman cerita. Aku bahkan tidak bisa tidur selama beberapa hari. Aku hanya sibuk mencari video lucunya kembali atau concert moment yang mereka buat hanya dengan bermodal internet. Iya selama ini hanya itu yang aku lakukan. Aku menutupi kegilaanku menyukai mereka,

    Aku bahakn tidak memiliki teman ngobrol selama waktu waktu terakhir ini. Aku kesulitan mengungkapkan apa yang sedang aku rasakan. Aku menjadi pecandu kafein berat. Untuk menulispun aku sudah tidak bisa melakukannya karena isi kepalaku runyam. aaah. Maaf eonni.

    sekali lagi terimakasih eonni. Sehat-sehatlaah. Aku akan menunggu tulisan hangat eonni berikutnya.

    • Hai, hani ^^

      terima kasih telah meluangkan waktu menyapaku sepanjang ini.. ^^ aku juga mendoakanmu untuk selalu sehat dan berhentilah menyendiri.. ^^ kau tidak sendirian dan jangan pernah menyembunyikan kecintaanmu pada mereka, orang – orang bersinar ^^

      just be yourself~
      Owh, kau followers ku di instagram? kenapa tidak pernah menyapaku?? kekeke ^^
      sapa saja, aku tidak akan mengigit ;D

      anyway thanks sudah mampir ^^

  4. wahhh,,, kisah manis nan romantis ini memberikan ku sedikit ketenangan namun di bagian tengah hingga akhir membuat penuh haru hingga isak tangis itu menjadi tangisan hebat yang tak sanggup ku bendung lagi,,,,,

    ayin tulisan mu sangat indah

  5. Terimakasih eonnie tulisanmu sangat bagus. Awalnya aku hanya mencari lirik lagu jonghyun lalu menemukan tulisan-tulisanmu ini. Ini sangat membantuku. jujur sejak hari itu aku tidak pernah berhenti menangis sekalipun sampai sekarang. Setiap hari aku hanya terus berdiam di kamar melihat video konser mereka berlima dan tanpa sadar aku menangis sejadinya. Tapi aku tidak bisa berbagi kesedihanku dengan orang-orang disekitarku karena mereka tidak mendukungku. Jadi aku hanya menyimpannya sendiri. Aku bahkan tidak bisa teriak untuk meringankan bebanku. Aku hanya takut ini akan menjadi hal serius untukku nantinya.
    Ah.. maaf eonnie, dan
    terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s