Sweet Sweet Love (Adorable Couple Sequel)

PhotoGrid_1504667729073

Title                 : Sweet Sweet Love (Adorable Couple Sequel)

Inspired by      : JjongTaeng Couple, U-Kiss ‘RUN A WAY’

Cast                 : SHINee Jonghyun, SNSD Taeyeon

Genre               : Fluff

Length             : Drabblet (1041 Words)

Written by        : Ayin Perdana

Come to bed with me..

 

“Eiissshh.. dasar Kim Jonghyun idiot! Selalu saja begini ketika membuat janji untuk makan siang, ‘Tae sayaang, maafkan aku, tapi sepertinya aku sedikit terlambat~ ada pasienku yang mendadak harus di operasi’ cih! Sudah satu jam dan dia bilang itu sedikit terlambat?!”. Taeyeon, gadis cantik bertubuh mungil itu tak berhenti menggerutu dan menirukan perkataan Jonghyun yang tadi menelponnya, ia tidak bisa menyembunyikan kekesalannya ketika diharuskan menunggu kekasihnya yang terlambat datang untuk makan siang bersamanya di restoran bergaya Jepang itu. Ia merasa hampir mati kebosanan karena menunggu, terlebih saat ia melihat dua porsi Chicken Katsu yang di pesannya telah tersaji di meja sejak tiga puluh menit yang lalu, membuatnya menghela nafas dan berharap rasa bosannya sirna bersamaan dengan zat Co2 yang di hembuskannya.

Pandangannya kemudian beralih pada sebuah kantung belanja yang di taruhnya diatas kursi di sampingnya, ia kemudian mengambil isi dari kantung belanja itu. Sebuah boneka Big Bird besar yang lucu yang dibelinya ketika dalam perjalanan ke restoran.

Taeyeon meraih boneka itu dan meletakkannya ke pangkuannya, “Hey kau, burung besar gemuk.. kurasa wajahmu mirip dengan si idiot bernama Jonghyun itu” Taeyeon memainkan tangan boneka itu dengan malas, “kuharap kau berguna hari ini, temani aku makan. Okay?”. Taeyeon kemudian meletakkan boneka itu ke kursi di hadapannya lalu mulai menyantap makan siangnya yang mulai dingin.

“Waah, apa boneka itu lebih tampan dariku nona? Beruntung sekali jadi dia, bisa makan siang dengan gadis cantik seperti kau”.

Taeyeon langsung menengadahkan kepalanya menuju asal suara hingga matanya menangkap sosok pria yang begitu tampan di matanya di detik pertama ia melihatnya. Jonghyun, dengan stelan kemeja santai berwarna putih yang telah lama di tunggunya akhirnya datang. Jonghyun yang sudah lebih dulu menatap gadisnya itu langsung memberikan senyuman manis terbaiknya tepat ketika padangan mereka saling bertemu.

Taeyeon yang sempat terpana melihat penampilan Jonghyun kala itu dengan cepat langsung mengubah mimik wajahnya menjadi kesal, “Cih, sudah datang terlambat kau masih berani merayuku?”.

Jonghyun terkekeh kemudian langsung mengecup ringan kening Taeyeon tanpa perduli dengan kemungkinan Taeyeon akan menolaknya, “Maafkan aku sayang, tadi itu benar – benar darurat”.

“Aku tahu~~” potong Taeyeon tanpa melihat kearah Jonghyun yang mulai duduk di kursi di hadapannya setelah meletakkan boneka besar berwarna kuning cerah itu ke kursi di sampingnya, “Semua hari – harimu selalu darurat setelah kau di angkat menjadi kepala unit gawat darurat”.

Jonghyun terkekeh kemudian menatap boneka di sampingnya, “Aigoo, hey. Siapa namamu.. hhmm.. ah! Big bird. Hey, kau telah membuatku cemburu hari ini. Bagaimana bisa kau makan siang berduaan dengan kekasihku..?”.

“Harusnya kau berterima kasih padanya bodoh” sahut Taeyeon kesal, ia mengambil sepotong timun dari piring Jonghyun kemudian melahapnya lalu melanjutkan “Kalau bukan karena dia aku mungkin sudah mati kebosanan karena menunggumu. Sekarang cepatlah makan, makananmu itu hampir dingin. Atau bahkan memang sudah dingin”.

“Aku belum bisa memakannya..”.

Taeyeon menatapnya bingung, “kenapa lagi? Eiisshh.. Jjong, come on!”.

“Aku benar – benar menyesal datang terlambat kesini, lagi – lagi aku harus melakukan ini dengan keadaan kau yang sedang kesal padaku”.

Taeyeon yang semakin bingung itu lalu mengerutkan keningnya sambil menatap kearah Jonghyun, “Kim Jonghyun, aku benar – benar tidak mengerti dengan kerepotan hidupmu yang seperti ini. Sebelum kepalaku meledak dan tanganku meninju wajah sok tampanmu itu lebih baik kau mmpphh..”.

Jonghyun tersenyum penuh goda menatap Taeyeon yang membeku setelah menerima ciuman tanpa aba – aba khasnya, “Akan lebih manis rasanya jika aku menciummu di saat kau bermanja padaku ketimbang saat marah – marah seperti ini. Aku tidak bisa memulai sesuatu tanpa mendapatkan ciumanmu lebih dulu setiap kita bertemu, nona”.

“Cih” Taeyeon berdecak, “dasar pencuri ciuman”.

Jonghyun menggerakkan jari telunjuk tangannya yang bebas ke kiri dan kanan sembari tangannya yang lain memegang garpu kemudian menyuapkan sepotong daging ayam ke mulutnya, “Aku tidak mencurinya, aku hanya mengambil hakku saja”.

“Hah?”.

Jonghyun mengedipkan sebelah matanya, “Sudah seharusnya calon istriku memberikan ciuman manis setiap kali aku datang bukan?”. Jonghyun hanya terkekeh ketika melihat Taeyeon meresponnya dengan memutar bola matanya. “Hari ini menginap di rumahku saja”.

“Kenapa?” sahut Taeyeon singkat sesaat sebelum meneguk segelas air.

Jonghyun mengambil selembar tissue lalu membersihkan sudut bibir taeyeon yang basah, “Ibu ingin makan malam bersama di rumah hari ini.. karena rumahmu cukup jauh, sebaiknya kau menginap saja.. Okay hunn?”.

Copy that”.

~***~

01.30am KST

Jonghyun menggeser tubuhnya dengan sangat perlahan, seakan tidak ingin merusak mimpi indah Taeyeon dengan sangat hati – hati ia melepaskan pelukannya sambil terus mengusap dan sesekali mengecup puncak kepala wanitanya yang sudah tertidur lelap. Setelah memastikan sang wanita tak terbangun, Jonghyun menyelimuti tubuh mungil Taeyeon sesaat sebelum mengecup ringan bibir tipisnya.

Jonghyun berjalan perlahan ke arah meja kerjanya yang berada di sudut kamar, ia menyalakan lampu meja kemudian menyalakan laptopnya. “Baiklah, ayo selesaikan presentasi ini Jonghyun”.

Sesaat setelah memasang kacamatanya, Jonghyun memainkan kesepuluh jarinya di keyboard laptop dengan terampil. Ya, ia ingin menyelesaikan bahan presentasinya untuk rapat besar dokter bedah di rumah sakit tepatnya bertugas esok pagi. Sebenarnya ia bisa saja menyelesaikannya sebelum tengah malam seperti sekarang ini, tapi ia tahu jika ia melakukannya setelah selesai makan malam itu sama saja ia akan membua mood Taeyeon menjadi buruk, dan ia tidak menginginkan hal itu.

Setelah empat puluh menit berjibaku dengan laptop dan printernya yang tidak berhenti mencetak print out bahan presentasinya, kegiatan Jonghyun tiba – tiba terhenti ketika ia merasakan separang tangan yang kurus dan hangat melingkar di sekitar bahu dan dadanya dari belakang.

“Oh, kau sayang.. Apa aku membangunkanmu?” Tanya Jonghyun dengan suara amat lembut seperti beludru, sembari membelai tangan Taeyeon yang melingkari tubuhnya dan mengecup sudut bibir Taeyeon ringan ketika kepala Taeyeon bersandar di bahunya.

Taeyeon mengangkat bahu setengah malas, “Kind of?” kemudian membenamkan kepalanya di leher Jonghyun.

Jonghyun bangkit dari duduknya lalu membenamkan tubuh mungil Taeyeon ke pelukannya, “Maafkan aku, hunn.. tidurlah lagi. I promise I’ll be quiet.. Aku harus menyelesaikan bahan presentasi ini untuk rapat besar para dokter bedah besok”.

Alih – alih menurut, Taeyeon justru menggelengkan kepalanya dan menggelayut malas di pelukan Jonghyun, “Euunngg.. I won’t. Just come to bed with me”.

Jonghyun tersenyum melihat tingkah manja wanitanya, Taeyeon memang sangat susah di suruh tidur lagi setelah ia bangun karena terkejut. Jonghyun mencubit ringan pipi Taeyeon yang terlihat sangat imut dan cantik baginya, kemudian mengecup puncak kepala Taeyeon. Jonghyun tidak protes, baginya tidak ada yang lebih berharga di dunia ini selain melihat wanitanya merasa nyaman di sampingnya. Jonghyun menganggukkan kepalanya dan mengikuti Taeyeon yang menarik tangannya kembali ke kasur, “Alright hunn, okay.. let’s sleep”.

END

15 thoughts on “Sweet Sweet Love (Adorable Couple Sequel)

  1. “Just come to bed with me”
    .
    .
    .
    iya iya iyaaaaaa….. saya jadi ambigu sodara sodaraaaaaaa
    Aaaahh~~ aku cinta blog ini dan author yang menulis fiksi disini. ayin unnie mantep banget kalo udah bikin fluff. bener2 bisa bikin reader’ny senyam senyum sendiri pas baca. jangan pernah berhenti bikin fluff unn, suka semua sama fluff unnie. Ayin unnie jjang!!!

    • Wkwkwkwkwkwkwkwk..

      kenapa jadi ambigu xD kan memang bahasa inggrisnya seperti ituh :3

      waaah.. terima kasih telah memberikan banyak cinta untuk blog ku yang sangat kecil ini ^^ semoga blog ini selalu bisa memberikan fiksi yang fresh untuk kalian ^^ love you too my reader ^^

  2. Mampus mati sweet banget njiir!!!! adegan di kamar, taeng nya gelayutan,, mauuuuuu :’) bang, adek juga mau gelayutan bang :” manis banget ini unn,, suka suka suka. aku baca ini sambil tiduran langsung gigit guling masa 😦 ayin unnie kalo bikin fluff th feel nya kena terus,, kece unn keceee.. Unn,, bikin yang cast nya Lee Jinki unn ;’)

    • Hihihihi..
      Taeng sangat pas untuk manis manis manja :3

      Semua rindu dengan Lee Jinki ya, termasuk aku :’) Okay!!! Aku akan persiapkan cerita manis seperti cotton candy untuk Jinki ^^

      thanks udah mampir ^^

  3. KEMANISAN.
    .
    .
    .
    CERITA INI BISA BIKIN DIABETES.

    gua baper pas yang jjong nya pelan2 banget nge geser badan cuman demi sang wanitanya gak kebangun 😦 ah ka ayin ah jahaaat!!! bikin fluff tuh manisnya gak pernah di takar2 dulu,, gak kuat aku tuh buat imajinasiin 😦 pengen banget di posisi nya taenggu 😦

    • Nah kan, si mba nya kaget wkwkwkwk
      kagak papaaa.. anggap ajj elu taeng mei, fiksi gua di peruntukkan untuk kalian bebas ber imajinasi se ambigu apapun imajinasi itu..

      /? se ambigu apapun. WKWKWKWKWKWKWKWK

  4. Ka ayin please tetep bikin cerita tentang jjong oppa ya. Biar ia tetap terasa hidup, dan mengobati kerinduan ini tiap harinyaaa. Semangat ka ayin!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s