Sad Song [Onew Ver.]

PhotoGrid_1470799970430.jpg

Title                 : Sad Song [Onew Ver.]

Inspired By     : SHINee – Quasimodo

Cast                 : SHINee Onew

Cameo             : EXO Kai

Genre              : Sad, Drama

Length             : Ficlet

Writen By       : Ayin Perdana

 

죽을 만큼 너무 아파도.. 내 맘에 박힌 그대를 꺼낼 수 없다
Even though it hurts to death.. I can’t remove you who stuck in my heart

Matahari bersinar terang dan penuh setiap harinya, namun tidak hari ini. Pagi ini ia tidak menampakkan sinarnya, karena awan – awan datang membawa tetes – tetes hujan, menyebarkan bau basah, dan deru angin di kejauhan. Ada seorang lelaki berseragam tentara duduk menyendiri di samping box telepon umum yang beratap lumayan lebar di sampingnya, wajahnya begitu tampan namun terlihat suram. Ia duduk menyandarkan bahunya ke box telepon umum sambil menundukkan  kepalanya, melihat titik – titik air yang menguyuri tanah, lalu melompat menyentuh sepasang sepatu boots hitamnya hingga basah. Namun meski demikian, ia tidak berniat untuk mengalihkan kakinya agar terhindar dari guyuran air hujan, sama sekali..

Hujan di musim gugur seperti ini tidak terlalu berbeda layaknya salju yang turun di musim dingin, sama – sama bisa membuat beku. Namun saat ini, rasa dingin itu seakan tidak mempengaruhi apapun bagi Lee Jinki, nama lelaki tampan yang duduk di pinggir sudut box telepon umum itu. Sekarang ini ia sudah seakan tidak perduli dengan ujung jemarinya yang mulai mengerut dan bibirnya yang perlahan mulai pucat, ia seakan sudah mati rasa.

Suara hujan pagi itu ibarat sebuah lagu sedih bagi Jinki. Hujan itu bernyanyi, layaknya biduan yang menyanyikan lagu yang sama disetiap kehadirannya, bernyanyi tepat di daun telinga Jinki. Membuatnya teringat akan kejadian tadi malam, tepat saat ia memakai telepon umum di dalam box yang di sandarinya saat ini. Niat hatinya ingin memberitahukan kabar bahagia untuk seseorang yang ada disana, seseorang yang berjanji menunggu Jinki kembali setelah tugas berperangnya di negara perang ini usai. Alih – alih memberikan kabar bahagia, justru ia yang di berikan sebuah kenyataan pahit. Jinki tidak pernah mengira daun telinganya akan menerima kalimat pendek ketika ia menempelkannya di ujung bibir telepon. Ya, hanya kalimat pendek.. namun tajam seperti belati yang mampu memotong telinganya. Kalimat pendek yang mampu membuat seluruh tubuhnya beku.. kalimat berupa “I’m getting married, soon.. I’m sorry”, dan kalimat itu dilontarkan langsung dari seseorang yang sesungguhnya amat dicintai dan dirindukan Jinki.

Tak serasa waktu berlalu, hujan yang semula begitu deras menjadi tenang dan kini digantikan oleh gerimis yang turun dengan lembut, menemani Jinki yang duduk lunglai sebagai penyendiri. Ia sendirian, dengan sepasang sepatunya yang basah karena diguyur hujan dan air matanya yang tadi membasahi pipinya sudah mulai mengering.. tapi ia menikmatinya.

~***~

Lee Jinki terbangun dari tidurnya. Kini ia telah kembali ke negara asalnya setelah berjuang bertahan hidup di medan perang demi membela negaranya. Keringatnya terlihat mengalir di kening dan pelipisnya sementara nafasnya terasa sulit di hirupnya dan jantungnya berdetak sangat cepat, ia terbangun karena mimpi itu lagi..

Mungkin akan terdengar sangat konyol jika saat ini ia masih mengatakan bahwa ia sangat merindukan dan sangat ingin merengkuh gadis itu dalam pelukannya, terlebih saat matanya tertuju pada selembar kertas dan amplop berdesain indah yang terletak di atas buffet kecil dalam kamarnya.

Ya, itu adalah sebuah undangan pernikahan.. dengan di depannya bertuliskan ‘Kim Hyejin & Kim JongIn’.

Lee Jinki menatap undangan pernikahan itu dengan sendu dan guratan lelah di wajah tampannya. Ia hanya mengenali satu dari dua buah nama yang tertulis disitu. Ia hanya mengenal nama ‘Kim Hyejin’, seorang gadis yang begitu dicintainya namun direnggut dari pelukannya oleh orang lain. seorang lagi hanya ‘seorang pria yang berhasil merebut Hyejin dari pelukannya’ bagi Jinki. Namun meski begitu, itu memiliki makna sangat mempengeruhi hidupnya. Karena itu berarti ia, dirinya sendiri adalah ‘seorang pria yang gagal mempertahankan Hyejin dari pelukannya’.

Sangat konyol, tentu saja.

Namun sekarang Jinki sudah tidak tahu harus bagaimana. Ia tidak tahu apakah ia harus tertawa atau menangisi kekonyolan ini. Sekalipun ia ingin menangis air matanya sekarang terasa sudah sangat kering hingga tidak dapat membasahi pipinya lagi. Saat ini hanya desahan yang menyedihkan yang keluar dari bibirnya. Sakit di keningnya pun makin bertambah karena hari ini adalah hari yang tertulis dengan jelas dalam undangan itu.

Jinki seakan merasa malu untuk menampakkan dirinya pada langit yang tersenyum cerah dan matahari yang menghangatkan pagi ini. Ia malu dengan dirinya yang begitu kuat, gagah dan mampu bertahan hidup di medan perang, namun ia tidak mampu untuk mempertahankan gadis yang dicintainya. Gadis yang Jinki sendiri tidak akan pernah tahu bisa dilupakannya atau tidak, bahkan meskipun begitu sulit untuk mati, ia masih tidak bisa menghapus bayang – bayang gadis yang melekat erat dalam hatinya. Dan satu hal lain yang juga sangat menyakitkan baginya, mulai sekarang.. gadis yang amat dicintainya itu bukanlah seseorang yang menciptakan kebahagiaan untuknya, melainkan seseorang yang hanya akan menciptakan penyakit hati dan jiwa tanpa penawar bagi seorang Lee Jinki.

 

-END-

Advertisements

11 thoughts on “Sad Song [Onew Ver.]

  1. Umaaaaa ayin 😭😭
    Menusuk banar ini ceritanyaaa
    Menetesnya air mata nah, ciannya jinkikuu~~~ 😭😭

    Cerita singkat tapi menusuk ihhh
    Pernikahan kim hyejin dan kim jongin
    Oh noooo salaaah kim hyejin nanti akan menikah dengan lee jinkii
    Sedihnya ai 😭😭
    But kereeeeeeeen 😁😘

  2. ‘seorang pria yang gagal mempertahankan Hyejin dari pelukannya’

    ‘gadis yang amat dicintainya itu bukanlah seseorang yang menciptakan kebahagiaan untuknya, melainkan seseorang yang hanya akan menciptakan penyakit hati dan jiwa tanpa PENAWAR bagi seorang Lee Jinki.’

    Oke, nafasku tercekat waktu baca dua kalimat ini. Mungkin sebenarnya kalimat ini sangat sederhana, tp sebenarnya bisa menjadi sangat mengena kalau diberikan alur cerita seperti ini. Well, cerita ini memang sad drama banget but I can’t say I don’t like it.. aku suka dengan cara Ayin Unnie menggambarkan sebuah alur cerita dan latar set yang sempurna. And this is your very first fanfic full WITHOUT dialog, but this is pretty sad unn, well done 🙂

    • Sebenarnya ff ini di buat karena memang ingin membuat ff yang main castnya Jinki, dan entah kenapa story nya langsung berpikiran untuk sad drama. (Mungkin karena tidak sengaja menonton vcr shinee – quasimodo) yup, ini memang tanpa dialog, sama sekali.. ^^ and thank you for always be my royal reader ^^

  3. Pulang sekolah, buka home wordpress, dan ternyata Ayin’s Handwriting update dengan ff terbaru, secepat ini. And of course this is ficlet, tapi aku gak nyangka ternyata ayin noona nulis fanfic dengan cerita yang benar – benar sad ending seperti ini, but this is good. ceritanya memang pendek— well, ayin noona sekarang memang menyukai yang pendek dan langsung ke intinya— tapi alurnya jelas, bahkan penggambaran set latarnya pun sempurna. And.. without any dialog. Wow, but You’re great noona. ^^ so please never giveup on writing

    • Hai hai hai..
      hahaha.. iya, entah kenapa sekarang lagi pengen – pengennya nulis ff hihihi ^^

      Yup, mungkin untuk ke depannya aku masih tetap memakai ficlet untuk length (supaya cepat selesai kekeke)

      terima kasih karena sudah meinggalkan jejak disini ^^ and of course I will always be SHINee Fanfic’s writer ^^

  4. I’m speechless. Fanficnya beneran sad drama T^T but I really like the kind of this story. And this is the reason why I Love ayin unni so much, her story is just perfect with bitter sweet feeling..

    *Dan ff ini benar – benar tidak ada dialog hahaha*

    • Wow.. thank your for loving me and my story ^^ hahahaa, yeah.. sekarang otak sedang tidak berjalan dengan begitu baik untuk bisa membuat sebuah ff berdialog xD
      thanks sudah mampir anyway..^^

  5. Pingback: FAREWELL MY LOVE – Coretan Hyejin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s