Hot Caramel Milktea, Please.. [핫 카라멜 밀크티, 주세요..] Part.2 (END)

PhotoGrid_1424766543174

Title : Hot Caramel Milktea, Please [핫 카라멜 밀크티, 주세요] Part.2

Inspired By : SHINee’s Song “Your Name”. SHINee Jonghyun’s Song “Deja-Boo”

Cast : SHINee Jonghyun and Other Cast

Genre : Romance

Length : Chapter

Created By : Ayin Perdana

Shall we have a cup of tea together and talk?

“Jinjjaro? Hahahahahaha!”.

Astaga, aku sudah bercerita panjang lebar tapi responnya hanya sebuah tawa? “Hyung, apa bisa kau memberi respon setidaknya yang lebih bagus ketimbang kata ‘jinjjaro’ dan ‘ha ha ha’?.”

Onew Hyung sedapat mungkin menahan tawanya kemudian mulai bicara “Kekeke mian mian. Aku hanya tidak habis pikir seorang Kim Jonghyun yang dari luar terlihat begitu tampan, maskulin, dan selalu membuat para gadis meleleh saat ia tersenyum ternyata bisa gugup sampai – sampai keceplosan seperti itu”.

“Aku juga manusia biasa, Hyung. Dan sepertinya kalimat ‘membuat para gadis meleleh itu terlalu berlebihan untuk menggambarkan diriku”. Sahutku merapatkan retsleting jaket, dan kembali melanjutkan kegiatanku memasukkan beberapa barangku ke dalam tas untuk pulang. Ya, shift ku sudah habis hari ini.

“Berlebihan? Menurutku tidak. Jjong, percaya atau tidak but it’s true”.

“Apa maksudmu Hyung?”.

“Buktinya pianis Band-ku si Eunji diam – diam juga menjadi penggemarmu sekarang. oh, asal kau tahu alasan dia selalu satu jam datang lebih cepat kemari hanya untuk bisa melihatmu”.

Aku tertawa hambar kemudian menyandang ransel “Benarkah? Yah, pianis barumu cukup manis”.

“Dia bahkan menjulukimu sebagai pangeran barista yang tampan. Menurutmu kedengarannya bagaimana?”. Onew Hyung sedikit memiringkan badannya ke arahku dan mengangkat sebelah alis.

“Kedengarannya konyol”. Aku memasang snapback hitamku “Tapi kupikir tidak ada yang lebih konyol ketimbang kejadian kemarin. Astaga, rasanya aku benar – benar terlihat pabo waktu itu. Aku sendiri bahkan tidak percaya bisa sebegitu bodohnya”.

“Aku rasa itu wajar, bukan konyol”.

“Ah, ayolah Hyung. Dia bahkan tidak tahu wujudku seperti apa”.

“Tapi kau menyukainya kan, that’s what happen now. Kenapa kau tidak mencoba mengajaknya bertemu? Aku yakin dia pasti sangat bersemangat untuk bertemu denganmu Jjong”.

“Kau terlalu percaya diri Hyung”.

Oh come on, don’t be just such a pessimistic Jjong, kau bahkan belum mencobanya kan? Aku yakin dia pasti meng-iyakan, aku membaca semua emailmu dengannya dan dia bilang akan sangat menyenangkan kalau bisa melihatmu secara langsung saat menulis lagu. Hey, dia bilang dia sangat suka dengan lagu Deja-Boo mu itu. Saking sukanya sampai-sampai ia selalu memutarnya setiap kali ia siaran. Bukankah itu sesuatu yang bagus? Coba saja Jjong, tidak ada salahnya bukan?”.

“Entahlah, but believe me, I will. Someday”.

*****

_Voldemort92_

To: Me

Jjongie-nim~~ ^^ aku baru saja selesai membaca fanfic oneshoot terbarumu yang seketika menjadi hits di blog fanfic littlefreakstory.com. Tak kusangka fanfic-mu kali ini bergenre fantasi romantis.

From : realjjongie_90@rocketmail.net

To : Voldemort@rocketmail.net

Subject: re: fanfic fantasi romantis

Hai author penyihir kekeke. ^^ Kau juga sudah membacanya? Terus terang aku sempat sedikit was – was dengan komentar yang akan ditulis reader ketika membaca fanfic terbaruku. Eerrr, bagaimana yah, sebenarnya aku tidak terlalu puas dengan hasil fanficnya. Menurutmu bagaimana?

_Voldemort92_

To: Me

Was – was? Kurasa kau harus dengan segera menghapus rasa was – wasmu, believe me fanficmu kali ini benar – benar bagus. Kau tentu sudah membaca semua komentar dari para reader setiamu kan? Tidak ada satupun komentar negatif disana.

Aku selalu ingin membuat fanfic bergenre seperti itu, tapi pada akhirnya malah menjadi sangat absurd. Oh ya, kau sekarang masih ditempat kerja?

From : realjjongie_90@rocketmail.net

To : Voldemort@rocketmail.net

Subject: re: fanfic fantasi romantis

Ani, aku sekarang sudah dirumah. Sudah mandi dan sekarang sudah berada dibawah selimutku. Hari ini sangat dingin. Hati – hati untukmu jangan sampai terkena flu, sebaiknya kau memakai jaket tebal jika ingin keluar untuk siaran nanti malam. Satu jam lagi kan? ^^

Ngomong – ngomong kau menambahkan angka 92 di nama pena-mu.

_Voldemort92_

To: Me

Benar sekali, hari ini sangat dingin. Sayangnya kau terlambat menyuruhku untuk memakai jaket karena sekarang aku sudah berada di studio dan aku lupa membawa jaketku. Aku benar – benar menyesal karena tidak membawanya, aku harap suaraku tidak akan bergetar ketika siaran nanti.

Oh iya, hari ini aku akan memutar lagumu lagi, stay oh~! It’s a déjà vu~ kekeke demi tuhan suaramu benar – benar luar biasa, aku ingin kau membuatkan lagu untukku. Apa bisa? Kekekeke 😛

Ah, itu tahun kelahiranku ^^

From : realjjongie_90@rocketmail.net

To : Voldemort@rocketmail.net

Subject: re: fanfic fantasi romantic

Ah benarkah? Wah, ternyata kau dua tahun lebih muda dariku. Hey, seharusnya kau memanggilku Jonghyun Oppa. Kekeke ^^

Kau boleh mengambil lagu tadi kalau kau suka, anggap sebagai hadiah kecil dariku karena sudah menjadi pembaca setiaku. ^^

_Voldemort92_

To: Me

Geurae? Arasseo, Jjongie Oppa kekekeke

Aku ingin memanggilmu Jjongie Oppa saja, kedengarannya imut ^^

Dan aku tidak akan mungkin menolak hadiah ini, waaa~~~! Gomawoyo Jjongie Oppa ^^ aku pasti akan menyebutkan namamu nanti ketika siaran kekeke

From : realjjongie_90@rocketmail.net

To : Voldemort@rocketmail.net

Subject : re: fanfic fantasi romantic

Hahahaha~! Baiklah kalau itu maumu gadis imut ^^

_Voldemort92_

To: Me

Omo~! Ngomong – ngomong gadis imut, aku jadi teringat kejadian kemarin.

Kemarin aku berkunjung ke Seoul Tea & Coffee, café favoritku sebelum aku berangkat ke kantor. Waktu itu aku sebenarnya sedang terburu – terburu, tapi sudah lama aku tidak minum Hot Caramel Milktea disana, jadi aku putuskan untuk take away.

Tapi entah kenapa saat barista pria di café itu berbalik badan dan melihatku ia langsung berceletuk ‘gadis imut’. Entah saat itu karena ia habis melamunkan sesuatu atau apa, tapi terus terang ia sempat membuat aku meleleh dan ke geer-an. Kekeke ^^

Barista itu sangat tampan >,< aku menyesal kenapa waktu itu harus take away. Ah, aku memang sudah sering kesana, tapi aku tidak pernah melihat wajah barista itu dengan jelas karena selalu ada pelayan lain yang khusus menuliskan pesanan ke setiap pengunjung yang duduk disana. Aku bahkan masih sangat ingat dengan wajah barista tampan itu. Benar – benar tampan oppa, kekeke dan aku jatuh cinta dengan Hot Caramel Milktea buatannya. Sangat enak ^^

Deg! Astaga bagaimana ini? Tanganku langsung mengurungkan niat untuk segera mengetik balasan email setelah aku membacanya. Aish, lagi – lagi aku melalukan kekonyolan dan kupastikan wajahku saat ini memerah seperti udang rebus. Dia bilang barista pria itu.. tampan?

Dan hey, dia bilang kalau dia jatuh cinta dengan Hot Caramel Milktea buatanku?

From : realjjongie_90@rocketmail.net

To : Voldemort@rocketmail.net

Subject : re: fanfic fantasi romantic

Itu tandanya kau harus lebih sering mengunjungi café itu ^^

Oh iya, kira – kira kalau.. eerr.. bagaimana mengatakannya? Tapi inipun kalau kau sedang tidak sibuk saja,

Shall we have a cup of Hot Sweet Milktea and talk? Aku janji aku akan mentraktirmu segelas milktea special ^^

Setelah hampir lima kali mengetik dan menghapus kalimat yang sama, berpikir lebih dari 45menit, akhirnya aku menekan option kirim untuk membalas emailnya. Yeah, aku tidak terlalu ingin berharap lebih, tapi setidaknya aku sudah mencoba mengajaknya untuk bertemu.

Lama setelah itu ia belum ada membalas emailku. Yah wajar saja, ia selalu akan membalas email setelah ia selesai siaran dan sedang berada di jalan menuju pulang. Saat aku sedang asyik menatap laptop dan membalas komentar – komentar yang belum sempat ku jawab, akhirnya ia membalas emailku.

­

_Voldemort92_

To: Me

Wah, kedengarannya menarik. ^^ tentu saja aku mau apalagi jika ditawari segelas milktea hangat gratis kekeke ^^

Akhir pekan aku libur di kantor tapi siaran tetap berjalan di malam hari, aku pikir akhir pekan pagi adalah waktu yang tidak buruk. Aku harap selain milktea hangat, aku juga diberi kesempatan untuk melihat Oppa menyanyi. Kalau begitu aku harus menentukan tempat yang menyediakan fasilitas live music, kekeke

Well, aku sangat menantikannya Jjongie Oppa ^^

*****

“Benar kan??!! Dia sangat antusias bukan??! Aku bilang juga apa, dia pasti juga sangat ingin bertemu dengan Jjongie Oppa. Akhir pekan aku dan Band-ku bekerja dari pagi hingga malam di café-mu, kalau kau mau kau bisa meminjam band-ku untuk menggiringmu menyanyikan lagu untuknya. Oh, tenang saja Jjong, untukmu semua gratis”.

“Kekeke, kau ada – ada saja Hyung. Kami belum menentukan tempat untuk bertemu”.

“Kami?”.

“Eerrr.. maksudku, sebenarnya aku menunggunya yang menentukan duluan dimana ia ingin bertemu”.

“Kau sudah menyiapkan obrolan saat bertemu dengannya nanti? Kau tidak mungkin menghabiskan kencan pertama kalian dengan hanya mengobrol tentang fanfic bukan?”.

Aku menghentikan pekerjaanku yang sedang menyajikan segelas Hot Vanilla Latte kemudian menatap lawan bicaraku sambil melongo, astaga demi Tuhan bahkan aku tidak terpikirkan hal lain selain mengobrol tentang fanfic.

Onew Hyung yang melihat ekspresiku kemudian membelalakkan matanya dan tertawa lepas “Astaga, aku pikir otakmu sudah tidak berjalan dengan baik semenjak jatuh cinta padanya”.

Aku hanya bisa meresponnya dengan menggigit ujung sudut bibirku kemudian memberi kode pada pelayan untuk mengambil Hot Vanilla Latte yang telah selesai ku sajikan.

Perhatianku dan Onew Hyung kemudian beralih pada beberapa remaja perempuan berseragam sekolah yang duduk tak jauh dari bantender. Salah satu remaja perempuan itu seketika terlihat malu dan langsung heboh – heboh tak jelas dengan teman – temannya saat mataku bertemu dengan matanya tanpa sengaja. Aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka.

“Aigoo~, dasar bocah jaman sekarang. Tidak bisa melihat yang sedikit bening langsung seperti itu”.

Aku terkekeh “Apa aku memang setampan itu Hyung?”.

“Ck! Aigoo pertanyaan macam apa itu Jjong? Kau bahkan memasang wajah tanpa dosa seperti itu saat bertanya. Well, sebenarnya aku benci mengatakan ini tapi”, Onew Hyung mengangkat sebelah alisnya “Oh, maja. Kau memang setampan itu. Kau puas?”.

Aku hanya membalasnya dengan tertawa lepas. “Ngomong – ngomong bukannya kau masih akan tampil nanti malam, ini bahkan belum tengah hari kenapa Hyung sudah disini?”.

“Aku menunggu adikku yang sedang kuliah, dia memintaku untuk menjemputnya jadi daripada aku harus pulang makanya aku mampir kemari. Geureom, aku mau pergi sekarang. Annyeong”.

“Oh, annyeong Hyung”.

Hari sudah petang dan matahari juga seperti ingin mengakhiri tugasnya dengan perlahan – lahan mulai menenggelamkan dirinya dan menyisakan cahaya berwarna jingga di langit. Aku baru saja selesai membereskan barang – barangku dan bersiap untuk pulang sementara barista shif setelahku telah mulai menjalankan tugasnya. Namun ketika aku ingin pulang diluar hujan turun sehingga aku mengurungkan niat untuk pulang dan mulai mengambil ponselku.

From : realjjongie_90@rocketmail.net

To : Voldemort@rocketmail.net

Subject: It’s rain

Hei, sekarang sudah petang dan ternyata hujan turun. Aku jadi tidak bisa pulang setelah bekerja. Kau harus jaga kesehatan, bukankah kau bilang sebentar lagi kau memiliki event radio tempatmu bekerja berulang tahun?

Banyak – banyak minum air putih dan juga vitamin. Oh, jangan lupa juga untuk makan sesuatu yang hangat dan istirahat yang cukup. Cuaca sekarang sedang tidak menentu dan sekarang saja menjadi sangat dingin karena hujan turun, aku pikir akan lebih baik kalau kau berdiam diri dikamar sambil menggulung diri dibawah selimut agar tetap hangat kekeke

Oh dan satu lagi, kalau kau tidak sibuk akhir pekan nanti, kau boleh menentukan tempat yang kau suka untuk kita bertemu. Eerr.. kau tidak lupa kan? Aku pernah bilang kalau aku akan mentraktirmu Hot Caramel Milktea favoritmu ^^

_Voldemort92_

To: Me

Wow, aku rasa aku memiliki penasehat medis pribadi sekarang. kekeke baiklah Jjongie Oppa~, aku akan menuruti semua nasehatmu ^^

Yup, radio tempatku bekerja akan mengadakan event dan event itu akan diadakan dua minggu lagi. Aku harap pada saat hari-H nanti tidak akan turun hujan karena acara itu outdoor.

Oppa juga harus menjaga kesehatan dan hati – hati terkena flu. Sekarang aku sedang berteduh di dalam café favoritku, Seoul Tea & Coffee. Aku baru saja mengunjungi rumah temanku yang baru saja pindah ke apartment barunya dan di tengah jalan hujan turun. Oppa masih berada di dalam gedung kan?

Aku melihat barista tampan itu lagi disini >,< omo~! Dia sudah tidak memakai seragam baristanya sekarang. Sepertinya ia sudah ingin pulang tapi tidak jadi karena hujan. Dia terlihat dua kali lebih tampan dengan kaos yang sepertinya tanpa lengan dan memperlihatkan tahilalat seksi didadanya dilapisi dengan luaran jaket denim, dan snapback hitam yang menutupi rambut blonde-nya yang lucu. Aku benar – benar tidak menyangka ada makhluk setampan itu di dunia ini kekeke >.<

Aku hanya dapat tersenyum ketika membaca email darinya. Hey, sungguh aku tidak bermaksud untuk terlalu percaya diri tapi apa setampan itukah aku dimatanya? Dan demi apapun aku bersumpah dia juga terlihat sangat manis dan cantik dimataku.

“Oh, Jonghyunie Hyung. Hyung ingin membuatkan Karamel Milktea Hangat itu untuk siapa? Bahkan langganan kita yang sedang duduk disana belum memesan minumannya Hyung. Bagaimana kalau ternyata yang diinginkannya bukan Milktea?”.

“Dia tidak mungkin memesan minuman selain Hot Caramel Milktea, Taeminie. Oh, bilang pada Minho biar aku yang mengantarkannya pada gadis itu”.

Aku baru saja ingin beranjak dari tempatku untuk mengantarkan Hot Caramel Milktea sebelum akhirnya ada orang yang sudah tidak asing mendekatiku.

“Jjong~! Itu orangnya kan? Ini kesempatanmu Jjong, cepat! Ku pikir tidak perlu formal sampai harus menunggu akhir pekan. Kalau bisa sekarang kenapa tidak?”. Onew Hyung langsung mendekat dan berbisik padaku.

Aku terkekeh pelan “Aigoo, kenapa Hyung yang terlihat bersemangat sekali? Kekeke. Geureom, sekarang saja aku baru ingin mengantarkan ini padanya”.

Onew Hyung langsung menyela dan menahan langkahku “Jjong, mumpung aku dan band-ku sudah siap, lebih baik kau nyanyikan saja lagu ciptaanmu yang menjadi favoritnya itu sekarang. She’ll definitely fallin’ love with you”.

*****

Author P.O.V

Jonghyun berjalan mendekati meja Eunji dengan segelas Hot Caramel Milktea ditangannya. Ia melihat wajah Eunji yang nampak tersenyum sekaligus gugup ketika Jonghyun berjalan mendekatinya. Pipinya pun terlihat mulai memerah dan membuat Jonghyun memberikan senyuman terbaiknya.

“Satu gelas Hot Caramel Milktea untuk Eunji-Ssi”. Ucap Jonghyun meletakkan gelas itu ke meja di depan Eunji.

Eunji menatap gelas yang tadi diletakkan Jonghyun di atas meja, di gelas itu terdapat sticker note berwarna hijau muda bertuliskan tulisan tangan Jonghyun ‘hope you like it’ lengkap dengan gambar emoticon senyum yang di gambar Jonghyun di ujungnya.

Sebelum Eunji sempat mengatakan apa – apa, Jonghyun langsung meninggalkan mejanya setelah sebelumnya tersenyum manis sampai membuat Eunji salah tingkah. Jonghyun berlalu dari meja itu dan mengarah pada panggung mini tempat Onew dan Band-nya untuk tampil. Jonghyun dengan yakin langsung duduk pada kursi yang biasanya ditempati vocalist dan mendekatkan standing mic yang ada di depannya.

“Hai, kali ini aku ingin menyanyikan sebuah lagu yang ku ciptakan sendiri. Ada seorang gadis yang dekat denganku dan mengatakan bahwa ia sangat menyukai lagu ini. Ku harap kalian yang juga ikut mendengarkan akan suka dengan laguku”. Ucap Jonghyun seraya tersenyum kemudian memberikan kode untuk mulai memainkan instrument musik pada member band yang ada di belakangnya.

Ne noonchil salpigo

Yeopeuro buteo

Neon nal mireonae

One, two, three, yeah

Ne nooneul garigo

Dashi yeopeuro buteo

Neon ddo nal mireonae

Déjà-boo, singing

Stay, oh cool

Dwidolji malgiro hae

Cheoeum bwado natseolji ana

Stay, oh cool

Moreun cheok malgiro hae

Noonbichi majuchyeotjana

Stay, oh it’s a deja vu

Eodiseo bon geot gateunde

Eodiseo bon geot gata

Déjà-boo girl

Stay (Oh girl)

Oh deja vu

Eodiseo bon geot gateunde

Eodiseo bon geot gateunde

Mata Eunji tidak pernah lepas sedikitpun dari Jonghyun yang begitu piawai menyanyikan lagu ciptaannya sendiri dengan versi akustik. Suaranya terdengar begitu lembut dan merdu. Eunji menjadi salah tingkah ketika Jonghyun sesekali melihat dan tersenyum padanya. Setelah selesai menyanyikan lagu ciptaannya, Jonghyun menundukkan separuh badannya dan mengucapkan terima kasih bersamaan dengan suara tepuk tangan yang begitu meriah dari pengunjung.

Jonghyun kembali mendekati meja Eunji dan langsung mengambil posisi duduk di kursi yang ada di depan Eunji lalu melepaskan snapback hitamnya dan meletakkannya di meja. Sesaat keduanya hanya saling menatap dengan sedikit senyum yang terukir di wajah mereka masing – masing. Hanya senyum, mereka belum ada yang mengawali obrolan hingga keduanya mengeluarkan tawa yang begitu renyah.

Jonghyun dengan mantap lalu mengulurkan tangannya ke hadapan Eunji “Hai, gadis imut. Aku Jonghyun, Kim Jonghyun”.

Eunji menyambut uluran tangan Jonghyun sembari tersenyum dan menjabat tangannya “Aku Eunji, Jeong Eunji. ”.

“Senang akhirnya dapat mengobrol denganmu secara langsung. Ah, aku harap suaraku ketika bernyanyi barusan tidak menyakiti gendang telingamu, dan semoga Hot Caramel Milktea buatanku rasanya sama dengan yang dibuatkan oleh si.. barista tampan? Begitu kau menjulukinya bukan?”.

“Hahahahahaha! Omo~, kekeke. Suara Oppa bahkan terdengar begitu lembut di telingaku. Aku tidak menyangka kalau sang pangeran barista tampan ternyata adalah Oppa. Kenapa Oppa tidak pernah menyapaku dari dulu?”.

Jonghyun menatap Eunji dengan malu – malu lalu mengigit ujung bibirnya dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Err.. itu.. aku malu”.

“Aigoo gwiyeowo~. Kalau begitu aku akan memanggil Oppa dengan sebutan Gwiyeoun Oppa—Oppa yang imut. kekeke”.

“Dan kau adalah gadis imut-ku”.

END

Advertisements

6 thoughts on “Hot Caramel Milktea, Please.. [핫 카라멜 밀크티, 주세요..] Part.2 (END)

  1. Boleh gk aQ mimpi bwt punya temen chatting setampan dan se sexy Jjong Oppa? ._.

    Aaah unnie~~~ ff unnie yg satu ini berhasil bikin aQ berfantasi dan masuk ke dunia khayal yg indah cantik manis #lebay #abaikan.

    Keren unnniiiiieeeeeeeeeeeeee :*

  2. Seandainya barista di cafe deket kampus setampan ini.

    Eonni.. aku iri sama eunji masa eon? ._.
    Pengen punya temen chatting Jjong jugaaaaaaaaaa T^T

    Epepnya keren eon~~~~ keren keren keren top ma’nyus wow #plak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s