Beautiful Girl with Glasses – Teaser

Poster - Teaser

Title: Beautiful Girl With Glasses

Inspired By: Jonghyun SHINee

Cast:

Jonghyun SHINee as Kim Jonghyun

Yoo Eun Jeong (Original Character)

Kim Yoon Seo (Original Character)

Onew SHINee (Onew – Cameo)

Genre: Romantic, Sweet.

Length: One Shoot

Rating: General (G), PG-15

Created By: Ayin Perdana

______________________________________________________________________

Prolog

Sebenarnya sudah lama ingin kukatakan ini padamu, tapi setiap kali aku ingin mengatakannya, hati ini selalu bergelitik menahanku dan ujung – ujungnya selalu berakhir dengan aku yang tidak jadi mengatakannya. Dan sampai sekarang, sampai sekarang aku belum juga mengatakannya padamu. Ya, aku belum mengatakannya karena berbagai alasan. Dan salah satu alasannya adalah.. karena aku takut.

Aku takut melihat reaksi yang akan kau berikan saat aku mengatakannya padamu.

Dalam hati aku selalu bertanya, apakah kau akan menerima dengan apa yang nantinya akan aku katakan? Apakah kau akan percaya denganku? Apakah kau masih akan menatapku dengan tatapan yang manis itu? Apakah kau masih akan memberikan senyum cantik itu untukku? Atau mungkin hal buruklah yang akan terjadi, hal buruk bahwa kau akan menjauhiku, meninggalkanku.

Aku sadar aku memang harus segera mengatakannya padamu sebelum semuanya terlambat dan berakhir dengan sebuah kata penyesalan. Ya, aku harus mengatakannya, karena aku tidak mungkin untuk merahasiakan ini selamanya. Aku tidak berani membayangkan reaksi apa yang akan kau tujukkan padaku setelah ini, tapi satu hal yang sangat aku harapkan padamu.

“Tetaplah berada disisiku”.

Jonghyun P.O.V

“Eun Jeong’ah~, aku senang kau mengangkat teleponku dengan sangat cepat. Aku pikir kau sudah tidur dan aku pasti akan merasa sangat sedih karena kau tidak mengangkat teleponku, hehehe”. Ucapku yang langsung memulai obrolan di telepon tanpa memberinya kesempatan untuk mengatakan ‘Halo’, bagiku sangat membuang waktu, aku sudah sangat merindukannya.

“Jjong?”. Tanyanya dari ujung sana.

“Ne maja, ige naya”. Sahutku yang tidak dapat menyembunyikan senyuman di wajahku.

Aku bisa merasakan kelegaan yang menjalari tubuhku begitu aku mendengar suaranya di ujung sana. Terus terang, tidak melihat Eun Jeong selama 3 hari saja sudah cukup membuatku resah dan uring – uringan. Aku tidak tahu sudah sejak kapan, kenapa, aku juga tidak tahu bagaimana, tapi satu hal yang aku tahu pasti, sekarang ini Eun Jeong sangat berpengaruh terhadap.. ketenangan jiwaku.

Aku kemudian duduk di kursi kamar hotel yang menghadap kearah luar jendela dan kembali melanjutkan pembicaraan.

“Jal jinaesseo, Eun Jeong’ah?”. Tanyaku dengan suara pelan.

“Ne, jal jinaesseo, neoneun?”. Sahutnya ringan, suaranya terdengar begitu lembut di telingaku. Dan aku, suka itu.

“Sudah lebih baik dari sebelumnya”. Sahutku dengan seulas senyuman.

“Apa maksudmu? Jjong, apa sekarang kau sedang sakit?”. Entah kenapa senyumku seketika mengembang begitu aku mendengar ia bertanya dengan nada cemas seperti itu, ya.. setidaknya, bolehkah aku menganggap kalau ia disana sebenarnya juga memikirkan aku?

“Anya, anya,”. Selaku cepat dan tertawa. Ya, aku senang kalau dia mencemaskanku. Menurutku itu satu hal yang bagus. “Mungkin ini terdengar berlebihan, geunde.. tidak bertemu denganmu selama 3 hari ini sudah cukup membuatku gelisah”. Ucapku menghela nafas sejenak. “Geunde jigeum gwaenchanha, karena aku sudah mendengar suaramu”.

“Kau tahu, aku menyadari sesuatu selama aku berada disini”. Ucapku tersenyum dan aku yakin wajahku mulai memerah. “Nan neol jeongmal bogosipheo Eun Jeong’ah”.

Akhirnya kalimat itu terlontar juga dari bibirku. Aku sudah tidak kuat untuk menahan kalimat itu agar tetap tertahan dibibirku, aku benar – benar sangat merindukannya.

“Kurasa aku sudah terbiasa melihatmu dan sering bercengkrama denganmu meski disela – sela kesibukanku sebagai penyanyi solo saat masih menjalani perform di Korea, jadi karena saat ini kau tidak ada disekitarku, aku merasa seperti ada yang.. salah”.

Epilog

“Di dunia ini segalanya terbatas, termasuk perasaan cinta terhadap seseorang. Dan jika itu akan terjadi, apa kau akan berhenti mencintaiku? Anggap saja ada sebuah peristiwa yang membuatmu berhenti mencintaiku..”.

“Aku baru akan berhenti mencintaimu ketika warna merah buah apel berubah menjadi kuning dan tumbuh di pohon mangga pada tanggal 30 Februari”.

“COMING SOON”

July 18th 2013
Only at https://ayinhandwriting.wordpress.com/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s