I Just Love You (내가 사랑했단 걸) Part. 9

love_prison-wide

Title : I Just Love You (내가 사랑했단 걸) Part. 9

Inspired By : SHINee. SHINee’s Song “One” (하나) & SHINee’s Song “Quasimodo” (화살)

Cast :

Taemin SHINee as Lee Taemin

Onew SHINee as Lee Jinki

Minho SHINee as Choi Minho

Jonghyun SHINee as Kim Jonghyun

Key SHINee as Kim Kiboom

Seo Eun Hee (Original Character)

Lee Hyo Rin (Original Character)

Han Ga Eul (Original Character)

Kim Min Soo (Original Character)

Genre : Romantic

Length : Chaptered

Rating : PG-17

Created By: Ayin Perdana

_________________________________________________________________

I Just Love You Part. 8 Review:

“Min Soo’ya, apa kau di dalam?”. “Kemana dia?”.

“Hyung, bagaimana? Min Soo neun bange isseo?”.

“Anya, Eopseo”.

“O, hyung~ eodiga?!”.

Jinki langsung menancapkan gas mobilnya dan melaju dengan kencang melewati halaman rumahnya yang luas dan sampai pada akhirnya ia keluar dari pagar rumahnya yang besar.

 

Jinki memelankan gas mobilnya ketika telah sampai di jalan raya Seoul yang sudah agak lengang karena jam pada saat itu juga sudah larut. Jinki dengan teliti melihat kedua sisi jalan kalau – kalau ada Min Soo dari salah satu pejalan kaki itu.

 

“Kemana yeoja itu?”. Jinki terus bertanya pertanyaan yang sama berkali – kali dalam hatinya, hingga ia menemukan Min Soo yang duduk termenung di kursi dekat ujung trotoar lampu lalu lintas sambil memegangi ponsel di kedua tangannya. Jinki langsung mengkepinggirkan mobilnya lalu keluar dan mendekati Min Soo.

 

“Min Soo’ya~”. Min Soo menengadahkan kepalanya melihat orang yang berdiri tepat di hadapannya.

 

“Jinki oppa, Eotteohge~”.

 

“Ya! Kau pikir sekarang jam berapa?! Kenapa kau duduk sendirian disini? Bagaimana kalau ada sesuatu terjadi padamu?!”. Jinki terlihat sangat mencemaskan Min Soo sehingga ia tidak bisa menahan emosinya saat berbicara.

 

“Oppa mencemaskanku?”. Jinki terperangah mendengar suara Min Soo yang datar itu. “Mworago? Kau ini bicara apa, tentu saja aku sangat mencemaskanmu. Kalau terjadi sesuatu padamu bagaaimana? Kenapa kau tidak menghubungiku~”.

 

“Aku tidak sanggup pulang ke rumah oppa~”.

 

“Mwo?”. Jinki menatap Min Soo dengan penuh rasa kebingungan di kepalanya.

 

“Kalau aku bertemu oppa setiap hari, sesungguhnya aku sangat senang. Tapi jika mengingat bahwa yang ada di hati oppa adalah Eun Hee Eonni bukan aku, hatiku menjadi sangat sakit”. Ucap Min Soo lirih.

 

“Mianhae, Min Soo’ya”. Jinki menekukkan lututnya hingga menyentuh tanah dan sekarang berganti Jinki yang menengadahkan wajahnya pada Min Soo. “Tolong beri aku kesempatan~”.

 

“Kesempatan?”. Min Soo mengerutkan dahinya.

 

“Berikan aku kesempatan untuk bisa belajar menyukaimu. Tuntun aku untuk mencintaimu, buat aku hanya bisa melihat ke arahmu. Kau bisa melakukannya untukku kan?”. Jinki tersenyum dan mendekatkan wajahnya lalu mencium kening Min Soo dengan lembut, Min Soo hanya bisa diam dan meneteskan air matanya.

 

“Jibe kaja~”. Jinki tersenyum sambil meraih tangan Min Soo dan membantunya berdiri.

 

“Kau istirahatlah. Sudah sangat larut, besok kau ada latihan lagi dengan Taemin kan?”. Jinki mengantar Min Soo sampai depan kamar dan membukakan pintu kamar untuknya.

 

“Oppa~, jamkanman”. Min Soo menahan Jinki yang ingin pergi ke kamarnya.

 

“Ada apa?”. Jinki bertanya lembut.

 

“Cium aku”.

 

“Mwo?”. Jinki sedikit tersentak mendengar kalimat yang dilontarkan Min Soo.

 

“Cium aku saat oppa ingin memastikan hati apakah oppa sebenarnya memiliki perasaan padaku atau tidak. Kapanpun itu kalau oppa ingin memastikan hati oppa, cium aku. Oppa akan bisa mengetahuinya dengan menciumku”. Jinki terdiam kaku sedangkan Min Soo langsung menutup pintu kamarnya.

 

Jinki berbaring di atas tempat tidurnya yang empuk namun ia tidak bisa memejamkan matanya. Ia selalu terpikir kalimat yang dilontarkan Min Soo. Ia pun lalu mulai teringat masa – masanya dengan Min Soo saat ia masih di L.A. Lumayan banyak kenangan yang ia lukiskan bersama dengan Min Soo meski waktu yang mereka beruda lalui itu singkat. Ia bahkan teringat moment pertama kali ia dipertemukan dengan Min Soo. Waktu itu ia tidak sengaja menjatuhkan Es Krim yang ada di tangan Min Soo dan Min Soo terlihat sedikit kecewa. Ekspresi wajah Min Soo terlihat sangat imut seperti gadis kecil, mungkin itu satu hal yang disukai Jinki dan sempat membuatnya membuang Eun Hee dari pikiran bahkan hatinya. Setelah kejadian itu akhirnya hubungan mereka berlanjut sampai dengan sekarang. Jinki tersenyum sendiri mengingat kejadian itu.

 

“Min Soo, sepertinya kalimatmu tadi benar – benar mematikan sehingga bisa menghipnotisku”. Jinki bergumam sendiri dan mencoba memejamkan matanya, akhirnya ia pun jatuh tertidur.

 

***

 

Waktu masih menunjukkan jam 05.00 pagi, namun Hyorin sudah bangun dan berkutat dengan laptop dikamarnya. Ia sedang menulis novel terbarunya yang ditargetkan akan rilis akhir tahun ini. Dengan konsentrasi penuh jemari tangannya yang indah mengetik keyboard laptopnya, matanya yang dihiasi dengan kacamatanya yang anggun juga fokus melihat pada layar laptop yang berukuran 14inch itu.

 

“Ddrrrtt”. Pandangan Hyorin berpindah ke ponselnya yang bergetar.

 

“A New Message from Jonghyun Oppa”. Senyum manis langsung terpancar dari wajahnya yang cantik itu begitu melihat ke layar touch screen ponselnya.

 

“Chagi~ Jeongmal saranghae”. Isi pesan itu sangat singkat dan di tambah dengan emoticon kiss.

 

“Apa – apaan namja ini, mengirim sms hanya untuk mengatakan ini?!”. Gerutu Hyorin memelototi layar ponselnya. “Ya! Oppa~ mengirimi aku sms hanya untuk mengatakan itu? Dasar namja aneh”. Hyorin membalas sms Jonghyun dan ditambahkannya pula emoticon yang menjulurkan lidah.

 

“Krriiiiiiiiiiiinnggg”. Hyorin langsung tersentak setelah baru beberapa detik yang lalu pesannya terkirim ternyata Jonghyun langsung menelponnya.

 

“Ne, Oppa~”. Suara hyorin terdengar manja.

 

“Chagi, kau ini dalam keadaan sudah bangun atau jangan – jangan kau belum tidur karena terlalu asyik menulis novel barumu?”. Jawab Jonghyun yang langsung menginterogasi Hyorin.

 

“Aku sudah bangun dari tidur oppa~ jangan khawatir, tadi malam aku tidur cepat kok”. Hyorin meyakinkan Jonghyun dengan nada suara manjanya yang sangat disukai Jonghyun itu.

 

“Baguslah, kau tidak boleh sampai sakit hanya karena novelmu chagi~”. Jonghyun membalasnya tak kalah manis. “Ngomong – ngomong, aku baru selesai dari rekaman dan latihan persiapan konserku. Sekarang aku ada di depan pintu rumahmu. Hahahaha”. Ucap Jonghyun dengan ceria.

 

“Mwo?! Oppa~, Oppa bercanda geureohji?”.

 

“Anya, aku benar – benar ada di depan pintu rumahmu. Cepat kemari bukakan aku pintu”. Ucap Jonghyun yang menirukan suara manja Hyorin.

 

“Aigoo, namja chinguku ini. Sebentar”. Hyorin langsung berlari dengan cepat keluar dari kamarnya dan berlari menuruni anak tangga untuk membukakan pintu.

 

“Oppa~~! Bukannya seharusnya Oppa ke rumah Oppa dan istirahat? Oppa pikir jam berapa ini?”. Hyorin membuka pintu dengan nafas yang terengah – engah.

 

“Jeongmal Bogosipda chagi~”. Jonghyun langsung merengkuh tubuh Hyorin masuk ke dalam pelukannya yang hangat dan membuat Hyorin langsung tersenyum.

 

“Na do oppa~ aku merindukan Oppa setiap detik”. Hyorin membalas pelukan Jonghyun. “Ayo masuk oppa”. Hyorin melepaskan pelukan Jonghyun dan menuntun tangannya masuk ke rumah.

 

“Chagi~”

“Ne Oppa?”

 

“Aku mengantuk~”. Jonghyun memasang ekspresi manja dan kekanak – kanakan menatap Hyorin.

 

“Kalau Oppa mengantuk kenapa tidak langsung pulang ke rumah dan tidur?”. Gerutu Hyorin.

 

“Bogosipdago~! Bukannya tadi aku sudah mengatakannya padamu, jadi bagaimana aku bisa pulang”. Jonghyun mengecup lembut pipi kanan Hyorin.

“Oppa~, aigoo jeongmal. Jadi bagaimana?”. Jonghyun hanya tersenyum lalu menarik tangan Hyorin dan membawanya masuk ke kamar Hyorin yang ada di lantai dua.

 

“Oppa, kenapa Oppa malah membawaku ke kamarku?”. Jonghyun masih diam dan langsung mendorong tubuh Hyorin ke atas tempat tidur.

 

“Oppa, apa yang Oppa lakukan?”. Hyorin mulai gugup melihat Jonghyun yang membungkukkan badannya dan memeluk tubuhnya dari atas sehingga ia tidak bisa bergerak. “Oppa~~ mwohaneun geoya?”. Hyorin semakin gugup dan jantungnya ikut berdegup kencang.

 

“Chagi~ nan neol saranghae. Jeongmal saranghae. Geurigo, nan neol jeongmal bogosipeo”. Bisik Jonghyun di telinga kiri Hyorin dan membuat Hyorin sedikit tergidik.

 

“Oppa~, Oppa menakutiku. Hajima~~”. Hyorin berusaha mendorong tubuh Jonghyun dengan kedua tangannya namun usahanya itu sia – sia karena tubuh Jonghyun terlalu kuat untuknya.

“Jangan takut chagi, aku tidak akan menyakitimu. Aku hanya ingin melepas rasa rinduku saja, aku juga sangat merindukan bibir manismu yang berwarna pink ini”. Jonghyun mengelus bibir Hyorin dengan telunjuk kanannya.

 

“Oppa~ aku~”. Jonghyun langsung mengunci bibir Hyorin dengan bibirnya sebelum Hyorin sempat menyelesaikan kalimatnya. Jonghyun mulai melumat bibir Hyorin dengan lembut.

 

“Begitu manis, kenapa bibir Hyorin terasa begitu manis setiap kali aku mengecupnya?”. Ucap Jonghyun dalam hati. Hyorin yang juga terbawa suasana pun membalas melumat bibir Jonghyun tak kalah lembut dan kedua lengannya pun melingkar di leher Jonghyun, lalu tangan kirinya turun dari leher kemudian bermain di dada bidang Jonghyun yang terbungkus kemeja berwarna krem. Jonghyun begitu menikmati perang mulutnya dan Hyorin yang begitu sengit, Jonghyun sesekali membelai wajah Hyorin dengan tangan kanannya dan masih melumat bibir Hyorin dengan sangat lembut dan membuat mereka seperti terbang ke langit. Cukup lama Jonghyun bermain di bibir Hyorin, lalu ia menyudahi perang lumatan bibirnya.

 

“Chagi, datanglah ke konserku hari ini.. nanti malam”. Jonghyun menatap mersa mata Hyorin.

 

“Aku pasti datang Oppa~”. Jawab Hyorin tak kalah lembut dan mengecup lagi bibir Jonghyun, Jonghyun juga membalasnya dengan kecupan kecil.

 

“Di konserku nanti, aku akan memberikan hadiah special untukmu”. Jonghyun mengecup mata Hyorin dengan begitu lembut.

 

“Oppa akan menyanyikan lagu lagi untukku?”. Hyorin sedikit penasaran menatap Jonghyun yang sedang membelai poni rambutnya.

 

“More than you imagine baby”. Jonghyun mengedipkan sebelah matanya dan merebahkan dirinya di sebelah kanan Hyorin lalu menutupi tubuh mereka berdua dengan selimut. “Aku akan membuatmu menjadi seorang yeoja yang sangat beruntung di dunia ini”. Jonghyun mendaratkan kecupannya di kening Hyorin. “Aku mengantuk chagi, temani aku tidur ya”. Jonghyun membenamkan tubuh Hyorin ke dalam pelukannya yang hangat dan mulai memejamkan matanya. Hyorin pun mengecup dada Jonghyun dengan lembut sebagai tanda persetujuan.

 

Siangnya, Hyorin sudah nampak segar begitu selesai mandi. Ia sibuk memilih pakaian yang nanti malam akan dikenakannya ke Konser Jonghyun, sedangkan Jonghyun sendiri masih terlelap di atas kasur empuk Hyorin.

 

“Eotteohke? Yang mana yang harus aku pakai ya~?”. Keluhan Hyorin membuat Jonghyun menggeliat dan terbangun.

 

“Kau sedang apa chagi~?”. Suara Jonghyun masih terdengar lemas karena baru saja terbangun.

 

“Aku sedang memilih pakaian yang bagus untuk pergi ke konser oppa nanti malam”. Hyorin masih sibuk mengacak – acak lemarinya.

 

“Kau memakai apapun akan tetap cantik chagi~”. Ucap Jonghyun bangkit dan duduk di kasur Hyorin.

 

“Aku tidak mau mengecewakan oppa~”.

 

“Kau tidak pernah mengecewakanku~”. Jonghyun tersenyum melihat Hyorin yang masih saja asik memilah – memilah pakaian. “O! pakai yang itu saja chagi, yang warna hijau itu nampak segar dan cantik”.

 

“Yang ini Oppa? Lalu aku harus memakai apa untuk bawahannya?”. Ucap Hyorin menunjuk atasan berwarna hijau yang dipilih Jonghyun.

 

“Hhhmm.. pakai hot pan mu yang warna krem saja, aku suka melihatmu memakai celana pendek, kakimu terlihat jenjang”.

 

“Geure? Arasseo”. Hyorin langsung mengambil atasan itu dan menggantungnya diluar lemari.

 

“Chagiya~~~~~”. Jonghyun memanggil Hyorin dengan wajah manjanya.

 

“Ne, chagiya~~?”. Hyorin membalasnya dengan manis.

 

“Aku baru bangun, ppoppo~~”. Jonghyun mengerucutkan bibir manisnya.

 

“Eiish, dasar namja ini..”. Hyorin pun mendekati Jonghyun dan memberinya kecupan singkat.

 

“Aku belum bangun sepenuhnya chagi, harus dengan 3kali kecupan baru aku bisa bangun”. Jonghyun kembali mengerucutkan bibirnya, membuat Hyorin tersenyum geli dan memberinya 2 kecupan singkat.

 

“Chagi saranghaeyo~~”. Jonghyun mengatakannya dengan sangat manis.

 

“Nado saranghaeyo~”. Hyorin membelai kedua pipi Jonghyun. “Mandilah Oppa, kau kan harus segera ke lokasi konsermu”.

 

“Ne, aku akan mandi sekarang. Kau juga siap – siap chagi, kita berangkat bersama saja”. Jonghyun berdiri dari kasur dan member kecupan ke kening Hyorin.

 

“Arasseo”.

 

Jonghyun sedang G.R di stage untuk konsernya nanti malam, Hyorin juga sudah ada disana duduk di kursi penonton kelas Diamond bersama manager Jonghyun.

 

“Kira – kira berapa jumlah penonton yang akan menonton konser ini ahjeossi?”.

 

“Hhmmm, kurang lebih sekitar 10.000 penonton”. Jawab manager Jonghyun sambil menceklist daftar schedule yang ada di tangannya.

 

“Whaaa~ banyak sekali”. Hyorin membuat bentuk huruf O di bibirnya.

 

“Sasireun, penggemar Jonghyun yang ingin menonton konsernya kali ini melebihi dari 10.000, tapi berhubung kapasitas plenary hall ini hanya bisa memuat 10.000 orang jadi terpaksa penontonnya dibatasi”. Terang manager Jonghyun. “O, jamkkanman Hyorin’a. Aku ingin mencek perlengkapan konser sebentar, dan juga nanti kau duduk persis di tempat ini ya. Karena dari sini Jonghyun akan mudah untuk menjemputmu naik ke atas panggung”.

 

“Ye? Naik ke atas panggung?”.

 

To be continued

I Just Love You Part. 10 Preview:

 

“Geu yeojaga ireumi mwoya?”.

“Rachel”.

“Jinjja? Yeppeuda”.

“Kalau kau sampai naksir dengannya aku tidak akan membiarkanmu hidup”.

“Ya~! Tipeku bukan yeoja blasteran, aku masih menyukai hasil negara sendiri. Hahahaha”.

“Geureso, wae?”.

“Wae Mwol?”.

“Ya~! Kenapa kau datang ke kamarku? Pasti ada yang ingin kau bicarakan kan?”.

“Kau ini peramal ya? Daebak~~”.

“Aku sudah tinggal bersamamu selama 5tahun, dan itu adalah waktu yang sangat cukup untuk memahami dirimu”.

“Aku, sepertinya mulai menyukai seorang yeoja”.

Well, I don’t have any words for this. Hahahahaha!!! xD Maybe just a question, Minho’s falling love with a girl..???? Who who who? Find the answer next week. xD

Annyeong~ ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s