Unspoken Word

Unspoken Word Poster

Title : Unspoken Word

Inspired By: SHINee & Taylor Swift’s Song “Almost Do”

Cast:

Key SHINee as Key SHINee

Lee So Ra (Original Character)

Lee Yoon Seong (Original Character)

SHINee Member

Genre: Romantic

Length: One Shoot

Rating: General (G)

Created By: Ayin Perdana

________________________________________________________________

Annyeonghaseyo yeoreobun~!!! ^^

Well, this is my first short FF that I’d written with the main cast Key SHINee. I wrote many short fan fiction on my blog but the main cast in all of my short fan fiction is always Jonghyun SHINee and Minho SHINee. So, hope you guys enjoy.. Happy reading ^^

So Ra P.O.V

“I almost do.. I almost do..”. Aku mengakhiri tulisanku dan kembali menatap sebuah photo yang masih terpajang rapi di atas meja di kamarku.

“Key.. don’t you know that you’re still be the key of my heart?”. Aku tersenyum kecil memandang photonya, dia terlihat sangat tampan di photo itu. Senyumannya terasa begitu hangat, tapi senyuman itu hanya bisa kunikmati melalui photo ini.

“So Ra, kau baru membuat sebuah lirik lagu lagi? Geu namja ttemune geureohji?”. Seorang namja menepuk ringan bahuku dari belakang.

“Yoon Seong Oppa, wasseo?”. Aku menengadahkan kepalaku dan tersenyum ke arahnya.

“Oppa barusan bertemu dengannya”. Ucapnya seraya duduk disampingku, jujur perkataannya membuatku sedikit terkejut.

“Ye? Bertemu dengan.. Key?”.

“Ne, maja. Dia menyapa Oppa lebih dulu”. Sahutnya tenang seraya merangkul bahuku dengan tangan kekarnya. “Sangat terlihat jelas dimatanya bahwa dia belum bisa melupakanmu, dongsaeng’a”.

“Oppa~, sudah 1 tahun ini..”. “1 tahun bukanlah waktu yang cukup untuk saling melupakan, seperti itulah yang dia katakan saat bertemu tadi”. Oppaku memotong perkataanku, aku hanya bisa menghela nafasku.

“Mungkin inilah yang terbaik Oppa”. Sahutku datar dan tersenyum tipis.

“Kau juga sama dengannya kan? Gitar ini menjadi saksi mati betapa kau masih sangat mencintainya dan sangat merindukannya”. Dengan begitu tenang ia menunjuk ke arah gitar yang ku letakkan disampingku. “Bahkan kau menciptakan lagu yang Oppa sangat yakin lagu ini menggambarkan tentang perasaanmu padanya”. Ucapnya lembut seraya tersenyum.

“Ne majayo, Oppa. aku tidak bisa berbohong dengan Oppa untuk hal ini”. Sahutku tersenyum kecil. “Lagu ini nanti akan aku jadikan single utama di album terbaruku dan akan aku nyanyikan di comeback show”.

“Dongsaeng’a.. apapun keputusanmu, Oppa harap itu benar – benar atas keinginan dari hatimu sendiri”. Ucapnya lembut seraya mengecup hangat puncak kepalaku.

“Ne, Oppa..”.

Key P.O.V

“Hhhh~”. Aku menghela nafas panjang, menatap view kota Seoul di malam hari dari jendela dorm terlihat begitu indah dengan hamparan lampu yang menghiasinya.

“Kenapa kau menghela nafas seperti itu Kiboom? Wajahmu terlihat begitu melankolis saat sedang seperti itu”. Jonghyun Hyeong menghampiriku sambil meminum segelas teh panas yang dibawanya.

“Anya Hyeong, aku hanya merasa lelah saja. Setiap minggu kita selalu saja sibuk, bahkan untuk menghela nafas seperti ini saja kita tidak memiliki waktu yang banyak untuk melakukannya”. Sahutku tersenyum kecil seraya kembali menatap ke arah luar jendela.

“Hanya karena itu? Benarkah?”. Jonghyun Hyeong menatapku seraya tersenyum bijak.

“Ne? Apa maksudmu Hyeong?”.

“Aku berani bertaruh, kau pasti juga memikirkan So Ra”. Ucapnya singkat seraya kembali menyeruput segelas teh panas ditangannya.

“Hyeong~”.

“Jujur saja, kau masih terus memikirkannya kan? Kita semua tahu kau sangat mencintai yeoja itu”. Ucapnya seraya menepuk ringan bahuku. “Kau tidak mencoba untuk menghubunginya? Ya, sekedar untuk mengetahui kabar masing – masing”.

“Dia bahkan tidak pernah membalas satupun pesanku Hyeong”. Sahutku datar seraya menundukkan kepala dan kembali menghela nafas.

“Kenapa tidak mencoba untuk meneleponnya?”. Tanyanya santai.

“Tidak pernah di angkat”. Sahutku datar seraya kembali menatap sendu pemandangan kota Seoul dari balik jendela.

“Dia meninggalkan banyak kenangan indah bersamaku Hyeong, hampir setiap detik yang kulewati dalam hidupku dihiasi olehnya”.

Flashback

Author P.O.V

“Chagiya~, Hahaha! Eottae? Kau senang?”. Wajah Key terlihat begitu ceria saat bermain ice kiting bersama So Ra.

“Ne, chagi. Aku sangat senang, Whaaaaa~! Sudah lama aku tidak bermain ice kiting di tempat ini”. Sahut So Ra ceria sembari berputar – putar mengelilingi lapangan ice kiting.

“Chagi, pegang tanganku. Nanti kau bisa jatuh jika bermain seperti itu”. Dengan lembut Key langsung menuntun tangan So Ra. Mereka terlihat bermain dengan penuh kegembiraan.

“Huuufft~! Menyenangkan sekali”. So Ra menghembuskan nafas dan seraya duduk di kursi kayu panjang di sebuah taman. “Pemandangan senja di Seoul benar – benar sangat indah, ne?”.

“Ne, chagi. Lebih indah lagi rasanya karena aku bisa melihatnya bersamamu”. Sahut Key tersenyum hangat dan membelai lembut rambut So Ra.

“Gomawo chagi, aku sangat senang dengan kencan kita hari ini”. Ucap So Ra manja seraya menyenderkan kepalanya di bahu Key.

“Ada satu hal yang ingin aku lakukan chagi”.

“Ne, mwonde?”. So Ra menengadahkan kepalanya menatap Key.

“I wanna kiss your lips when the sunset is start”. Sahut Key dengan penuh romantis. “Let me kiss you, beb”.

Dengan lembut Key mengusap bibir So Ra dengan bibirnya. Bisa dirasakannya bibir So Ra dengan lembut menyentuh bibirnya, mereka berdua terlihat menikmati tiap sentuhan lembut bibir mereka yang bertautan.

“Saranghae Lee So Ra”. Ucap Key lembut seraya membenamkan tubuh So Ra kedalam pelukannya.

“Na do saranghae Kim Kiboom”.

“Ini schedule ku sampai akhir tahun ini?”. So Ra membelalakkan matanya saat melihat schedule note yang diberikan managernya padanya.

“Ne, sudah disepakati oleh pihak agensi bahwa kau akan menggelar konser di Jepang, London, dan Paris. Selebihnya kau akan dipadatkan dengan jadwal iklan, acara live di stasiun tv dan beberapa pemotretan di Seoul”. Terang managernya.

“Aku tidak menyangka jadwalku akan sepadat ini, aku hanya penyanyi solo”.

“Ne maja, penyanyi solo muda cantik yang sedang berada di puncak kejayaan. Sekarang para remaja Korea sangat menyukai lagu – lagu yang kau nyanyikan, terlebih lagi karena hampir semua lagu yang ada di albummu kau sendiri yang menciptakannya”. Terang manager itu lagi.

“DIKARENAKAN SIBUK DENGAN JADWAL MASING – MASING, PASANGAN KEKASIH KEY SHINee DAN PENYANYI SOLO CANTIK LEE SO RA DIKABARKAN KANDAS”.

“6 BULAN TIDAK BERTEMU, LEE SO RA MEMILIH PUTUS DENGAN KEY SHINee”.

“Angkat.. Jebal, angkat teleponnya So Ra”. Key berkali – kali mencoba menelepon So Ra namun tidak mendapatkan jawaban.

“Kiboom’ah, apa benar berita – berita yang ada di majalah dan tabloid itu? Kau dan So Ra putus?”. Minho yang baru saja tiba di backstage setelah selesai menjadi MC disalah satu acara stasiun tivi langsung menanyakan kabar yang didengarnya pada Key.

“Anya~, itu tidak benar. Entah kenapa gossip seperti itu bisa mencuat, aku juga tidak mengerti”. Sahut Key yang masih sibuk berusaha menelepon So Ra. “Mwoya~?! Kenapa teleponku tidak diangkat, apa dia sibuk?”.

“Kiboom’ah, tenangkan dulu pikiranmu. Itu hanya gossip kan, jangan terbawa emosi”. Onew yang melihat Key emosi pun berusaha menenangkannya.

“Kalian pernah terlibat adu mulut selama ini? Dan itu diketahui media?”. Tanya Jonghyun yang baru selesai membersihkan wajahnya dari bedak make up.

“Aku rasa tidak hyeong, kami tidak pernah bertengkar yang sampai harus membuat kami putus. Memang ada sesekali kami bertengkar kecil karena disaat kami memerlukan, selalu saja salah satu diantara kami tidak bisa memenuhinya”.

Kelima member SHINee tiba di dorm mereka setelah seharian menjalani kegiatan keartisan mereka. Nampak ekspresi lelah menghiasi kelima wajah tampan mereka.

“Ddddrrrttt”. Ponsel Key yang ada disakunya bergetar, dengan cepat Key pun langsung mengangkat telepon itu.

“Yeoboseyo, chagiya~”.

“Emm.. mian tadi tidak bisa mengangkat teleponmu, tadi aku sedang syuting MV terbaru chagi”.

“Chagi, aku sangat mengkhawatirkanmu. Terlebih lagi dengan kabar miring yang menimpa hubungan kita, setidaknya sempatkan untuk memeriksa teleponmu di sela break time”. Ucap Key dengan nada cemas.

“Mianhae chagiya~, mianhae”.

“Apa yang harus aku lakukan chagi? Terus terang aku tidak tahu bagaimana untuk menghadapi kabar tidak sedap itu”.

“Kita berdua sama – sama sibuk, apa mungkin kita sebaiknya..”.

“Andwae! Jangan sambung kalimatmu, aku tidak ingin mendengarnya”.

“Kiboom’ah, kita berdua sama – sama menyadarinya kan? Bahkan untuk waktu bertemu saja kita tidak bisa. Kita juga lebih sering memperdebatkan masalah yang tidak penting hingga membuat kita menjadi bertengkar. Mungkin lebih baik jika kita berteman saja”.

Kalimat yang terlontar dari So Ra itu lantas membuat tubuh Key lemah. “So Ra.. museun soriya?”.

“Kita berteman saja Kiboom”.

Flashback End

Key P.O.V

“Geureokhe, dan hubungan kami berakhir begitu saja”. Key menyudahi kisahnya dengan datar.

“Mwo? Kalian bahkan putus lewat telepon? Ani, maksudku kalian saat itu tidak saling bertatap muka”. Jonghyun memasang wajah yang terkejut dengan mulutnya yang sedikit terbuka begitu mendengar cerita Key.

“Ne Hyeong, karena itulah aku terkadang aku bisa mengomel tidak jelas saat kita melalui hari dengan jadwal – jadwal gila itu. Untuk menghirup oksigen saja sangat sulit”. Ucap Key murung menatap ke arah luar jendela.

“Okay! Pemotretan selesai, kerja bagus SHINee deul~!”. Aku merasa lega saat mendengar Photographer itu berkata bahwa pemotretan sudah selesai, hari ini benar – benar melelahkan.

“Huufffft~! Akhirnya selesai juga, badanku seperti ingin remuk”. Ucapku seraya mengambil posisi duduk yang nyaman di mobil yang membawaku dan SHINee member lainnya kembali ke Dorm.

“Sudah jam 01.00 malam, dan kita masih berkeliaran di luar seperti ini”. Ucapku datar sembari menyenderkan kepalaku di sandaran kursi.

“Ige uri, SHINee dengan segudang aktivitasnya. Nikmati saja”. Jonghyun Hyeong yang duduk di kursi belakang dengan santai menyambar kalimatku. “Dan besok pagi – pagi sekali kita harus bangun lagi, untuk bla bla bla dan bla bla bla”. Ucap Taemin dengan nada polosnya.

“Ne, majayo~’. Sahutku singkat.

“Ngomong – ngomong, kau sudah dengar Lee So Ra akan segera comeback?”. Minho yang duduk disampingku tiba – tiba mengingatkanku lagi dengan yeoja itu. Yeoja yang sampai sekarang masih ada dihatiku.

“Ne? Geure? Oh”. Sahutku datar.

“Dan tahukah kau kalau di album barunya nanti So Ra menciptakan lagu, dan lagu itu di peruntukkan padamu Kiboom’ah”. Ucap Onew Hyeong dengan suaranya yang terdengar begitu tenang, seketika membuatku membelalakan mata.

“Mworago? Hyeong, kau sedang bercanda kan?”. Sahutku seraya mengalihkan pandanganku melihat ke arah luar mobil.

“Anya, Hyeong tidak sedang bercanda. Geunde, itulah yang Hyeong dengar dari berita terakhir terkait dengan comeback album barunya”. Ucapnya santai seraya membalikkan wajahnya tersenyum padaku.

“Jinjjaro? Bisa saja itu hanya pendapat media Hyeong. Aku yakin sekarang mungkin dia sudah melupakanku, setiap kali aku mengirimkannya pesan tidak pernah mendapatkan balasan”. Sahutku seraya menghela nafas.

“Geureom, untuk membuktikan itu semua kita lihat saja nanti. Atau bagaimana jika kita menjadi salah satu dari penonton di comeback shownya”. Ucap Jonghyun Hyeong dengan nada bicaranya yang begitu santai. “Bagaimana bisa ia berpikiran sampai sejauh itu” batinku.

“Ah ne, maja. Aku ingat So Ra Noona comeback tepat 1 minggu lagi. Kita nonton saja”. Sela Taemin di tengah pembicaraan.

“Maldo andwae, kita sudah punya jadwal untuk minggu depan”. Sahutku sedikit sungut.

“Ani Kiboom’ah, minggu depan kita libur”.

‘Mwo? Hyeong~, bukannya..”. “Manager kita mengubah schedule kita. Minggu depan itu kita libur, jadi tidak ada halangan untuk kita menonton comeback show So Ra.

“Kalian saja, aku tidak ikut”. Sahutku datar.

So Ra P.O.V

“So Ra, kau sudah siap? Kurang lebih 5 menit lagi comeback show mu akan segera dimulai oleh opening by MC dan setelah MC memanggilmu kau akan langsung tampil, arattji?”. Salah satu kru yang muncul di depan pintu ruanganku di backstage kembali mengingatkanku.

“Ne, argetseumnida”. Sahutku seraya tersenyum dan menganggukkan kepala.

“Neomu yeppeo dongsaeng’a”. Yoon Seong Oppa yang menemaniku bersiap menepuk ringan bahuku dan memberikan senyuman hangatnya.

“Gomawoyo Oppa”. Sahutku lembut seraya menyandarkan kepalaku ke bahunya.

“Perasaanmu saat ini, eottae?”. Tanyanya menundukkan kepalanya untuk menatapku.

“Hhhh~, Na do molla Oppa. Geunde, entah kenapa aku sangat ingin dia ada diluar sana. Diluar sana dan melihatku menyanyikan sebuah lagu yang aku ciptakan untuk menggambarkan perasaanku padanya”. Aku menghela nafas panjang seraya tersenyum kecil dengan tatapan penuh harap.

“Ara, lagu yang kau ciptakan itu Oppa sudah sering mendengarnya sejak kau masih merangkainya sampai menjadi sebuah lagu yang indah”. Ucapnya lembut seraya merangkulku dari belakang.

“Lagu ini adalah perwakilan dari kata hatiku yang tidak bisa ku ucapkan langsung padanya Oppa”. Sahutku seraya tersenyum kecil. “My Unspoken Word”.

“Dongsaeng’a, kau masih percaya dengan keajaiban bukan? Jika memang dia ditakdirkan untuk datang kemari mendengarkan langsung lagu yang kau nyanyikan dari telinganya, maka dia pasti aka nada disini”. Ucapnya mengecup lembut keningku.

“Ne, Oppa”. Aku memberikan senyumanku padanya.

“So Ra Ssi, sudah waktunya. Mohon untuk bersiap ke stage, MC akan memanggilmu”. Terdengar suara salah seorang kru memberitahuku dari depan pintu.

“Ne~”. Sahutku ramah.

“Oppa~ do’akan aku, ne?”. Aku membenamkan tubuhku masuk ke pelukan hangat Oppaku. Aku selalu memeluknya sebelum aku memulai konser atau show sejenisnya, itu seperti sudah menjadi semangatku.

“Ne, chagi~”. Sahutnya seraya mengecup keningku.

Author P.O.V

Para fans dari So Ra telah memenuhi arena comeback show. Mereka terlihat antusias menyambut Comeback dari Lee So Ra, terlebih lagi mereka sangat penasaran dengan lagu baru ciptaan So Ra yang diberitakan media diperuntukkan pada Key SHINee mantan kekasihnya.

“Kiboom benar – benar tidak mau datang kemari? Kejam sekali”. Ucap Jonghyun yang sambil melihat ke sekeliling arena mencari sosok Key tapi tidak ditemukannya.

“Aku sudah meyakinkannya berkali – kali Hyeong, tapi kali ini sepertinya dia benar – benar tidak bisa dibujuk”. Sahut Minho yang duduk disampingnya.

“Whaaaaaa~, konsep comeback show So Ra Noona sangat cantik. Terlihat begitu feminism, sangat menggambarkan karakter So Ra Noona”. Ucap Taemin yang sembari mengambil beberapa photo melalui kamera ponselnya.

“Kiboom, anak itu. Kenapa jadi sekeras kepala itu ya, padahal tidak ada salahnya jika ia datang kemari”. Ucap Onew yang sangat menyayangkan ketidak hadiran Key diantara mereka berempat.

“Nan wasseo. Aku tidak terlambat kan?”. Tiba – tiba mereka berempat dikejutkan dengan kedatangan sosok seorang namja yang duduk tepat di sebelah Onew, kebetulan kursi disebelah Onew masih kosong.

“Kiboom’ah~!”. Sahut Onew, Jonghyun dan Minho bersamaan seraya membelalakan mata mereka. “O, Key Hyeong annyeong~”. Sapa Taemin dengan wajahnya yang begitu santai seraya melambaikan tangannya dan kembali mengambil photo.

“Kiboom’ah, kau..”. “Aku pikir tidak masalah kalau aku kesini, toh hanya untuk sekedar menonton So Ra menyanyi live bukan?”. Key memotong kalimat Onew dan seraya tersenyum.

“O! sudah mulai, sudah mulai”. Ucap Minho begitu lampu dimatikan.

Key P.O.V

Perasaanku gugup, jantungku berdetak sangat kencang saat lampu yang menerangi gedung tempat comeback show So Ra dimatikan dan hanya lampu stage yang masih menyala. Terus terang aku penasaran dengan lagu baru ciptaannya, “Apa benar ia menciptakan sebuah lagu untukku” pikirku dalam hati.

Sesaat kemudian sosok itu akhirnya muncul di atas stage. Dengan cantik ia berjalan perlahan ke tengah panggung dengan sebuah gitar di tangannya. “Yeppeo~” ucapku pelan, So Ra terlihat begitu cantik dan anggun dengan mengenakan dress selutut berwarna putih dan rambut panjang ikalnya yang dibiarkan tergerai. Aku sangat terpesona padanya.

“Annyeonghaseyo yeoreobun~!”. Dengan sifatnya yang ceria ia menyapa semua fans – fansnya yang menonton comeback show malam ini, aku sangat merindukan keceriannya.

“Di comeback show ku kali ini, aku ingin membawakan sebuah lagu baru. Lagu ini aku sendiri yang menulis lirik segaligus mengaransemen musiknya”. Ucapnya seraya membagi senyuman hangatnya. Senyuman yang dulu selalu ia berikan untukku.

“Aku akan menceritakan sedikit tentang laguku ini. Lagu ini aku beri judul Almost Do, mungkin kalian bertanya – tanya maksudku memberikan judul seperti itu. Sasireun, lagu ini aku ciptakan untuk mengatakan semua yang ada dihatiku untuk seorang namja atas nama Kim Kiboom atau yang kalian kenali sebagai Key member SHINee. Saat menulis lirik lagu ini, merangkainya dan menjadikannya sebuah lagu, aku selalu memandang photo dirinya yang masih kupajang rapi dikamarku. Aku memandang photonya dengan penuh harap, semoga ia bisa merasakan perasaan hatiku. Dengan teganya aku tidak pernah membalas satupun pesan singkat yang ia kirimkan untukku, aku bahkan tidak pernah menghiraukan telepon darinya. Tapi semua itu aku lakukan tidaklah mudah, jujur aku sangat ingin membalas pesannya begitu pesan itu terkirim padaku, begitu inginnya aku mengangkat telepon darinya karena aku sangat rindu untuk mendengarkan suaranya, tapi aku langsung mengurungkan niatku. Aku takut jika aku memulainya, akan ada kalimat perpisahan lainnya yang terlontar dariku ataupun darinya. Geureom, kalau aku teruskan untuk bercerita bisa – bisa aku menangis disini hehehe. Aku akan menyanyikannya sekarang”.

Aku tak percaya dengan apa yang aku dengar. Ia mengatakan semuanya, ia menceritakan perasaannya di depan banyak orang seperti ini. Terlebih lagi, ia  benar – benar menciptakan sebuah lagu yang diperuntukkannya untukku.

Tak lama kemudian ia telah siap dengan gitarnya, ia mulai menyanyikan lagu itu.

[NB: Click this for listen the song ^^]

I bet this time of night you’re still up
I bet you’re tired from a long, hard week
I bet you’re sitting in your chair by the window, looking out at the city
And I bet sometimes you wonder about me

And I just wanna tell you
It takes everything in me not to call you
And I wish I could run to you
And I hope you know that
Everytime I don’t,
I almost do, I almost do

I bet you think I either moved on or hate you
‘Cause each time you reach out there’s no reply
I bet it never, ever occurred to you that I can’t say hello to you
And risk another goodbye

And I just want to tell you
It takes everything in me not to call you
And I wish I could run to you
And I hope you know that
Everytime I don’t,
I almost do, I almost do

We made quite a mess, babe
It’s probably better off this way
And I confess, babe
That in my dreams you’re touching my face
And asking me if I want to try again with you
And I almost do

And I just want to tell you
It takes everything in me not to call you
And I wish I could run to you
And I hope you know that
Everytime I don’t,
I almost do, I almost do

I bet this time of night you’re still up
I bet you’re tired from a long, hard week
I bet you’re sitting in your chair by the window, looking out at the city
And I hope sometimes you wonder about me

Author P.O.V

“Ghamsahamnida~”. So Ra mengucapkan terima kasih seraya menundukkan badannya kehadapan para fansnya. Penampilannya malam itu begitu memukau semua orang yang menontonnya termasuk member SHINee, terutama Key.

“Lee So Ra~~!!!”. Tiba – tiba terdengar teriakan seorang namja dari kejauhan sesaat setelah gemuruh suara fansnya mulai memudar. Dengan sedikit terkejut So Ra pun mencoba mencari dari mana suara itu berasal, hingga akhirnya matanya bertemu dengan mata Key.

“Kiboom’ah..”. So Ra nampak takjub dengan sosok yang dilihatnya, tubuhnya seketika tidak bisa bergerak dan terdiam di tengah panggung.

“Aku akui apa yang kau tulis di lagumu itu seluruhnya benar So Ra. Aku tidak pernah berhenti memikirkanmu, aku juga tidak pernah putus asa untuk tetap menghubungimu meski kau tidak pernah membalas pesanku dan mengangkat telepon dariku. Geureso, aku akan menggunakan kesempatan dimalam ini. Dasidorawa~ So Ra, jebal”. Ucap Key sembari berjalan mendatangi So Ra hingga akhirnya ia sampai di atas stage dan kini berhadapan dengan So Ra.

“Ijeul su eopseo So Ra, jebal dasidorawa”. Ucap Key seraya menyentuh wajah So Ra dengan lembut.

“Kiboom’ah~”. “Nan neol saranghae So Ra”. Ucap Key memotong kalimat So Ra seraya langsung mencium lembut bibir So Ra. Bisa dirasakannya bibir So Ra bersentuhan dengan bibirnya begitu lembut, para fans yang melihat mereka pun lantas langsung histeris dan memberikan tepuk tangan yang begitu meriah.

“Na do saranghae Key”. Ucap So Ra menatap dalam mata Key.

“Jangan pernah lagi berpikir untuk berpisah denganku jika kenyataannya kau tidak sanggup untuk itu chagi, ne?”. Sahut Key memberikan senyuman hangatnya, So Ra pun menganggukan kepala dengan manja. “Saranghae Lee So Ra”. Ucap Key dan diakhiri dengan kembali mencium lembut bibir So Ra.

“Jangan pernah mencoba untuk mengatakan selamat tinggal jika kenyataannya kau tidak bisa berjalan sendiri. Dan jika memang sudah terlajur berpisah dan kau ingin kembali, katakan saja. Itu lebih baik dari sekedar diam dan menjadikannya sebagai kata yang tak terucap”.

END.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s