I Just Love You (내가 사랑했단 걸) Part. 4

love_prison-wide

Title: I Just Love You (내가 사랑했단 걸) Part. 4

Inspired By: SHINee. SHINee’s Song “One” (하나). SHINee’s Song “Quasimodo” (화살).

Cast:

Taemin as Lee Taemin

Onew as Lee Jinki

Jonghyun as Kim Jonghyun

Minho as Choi Minho

Key as Kim Kiboom

Seo Eun Hee (Original Character)

Lee Hyorin (Original Character)

Genre: Romantic

Length: Chapter

Rating: PG-17

Created By: Ayin Perdana

_______________________________________________________________________

I Just Love You Part. 3 Review:

“Bagaimana kalau setelah ini kita kerumah Minho dan Kiboom? Lalu kita suruh mereka juga memakai seragam sekolah, setelah itu kita pergi bermain ke lapangan tempat kita sering berkumpul dulu”.

“Mwo?! Oppa, kau bercanda kan?”.

“Aniya. Ayo kita lakukan Hyorin’a~~ ini pasti sangat menyenangkan”.

“Ahahhahahaha!!! Oppa seperti terlihat seperti anak – anak, menggemaskan sekali”. Ucap Hyorin mengusap rambut Jonghyun. “Geunde, apa Oppa yakin mereka berdua itu ada di rumah? Mereka berdua itu kan sekarang menjadi orang – orang sibuk”.

“Tadi aku sudah menelpon ke rumah mereka dan kata pelayan disana mereka hari ini kebetulan sedang libur dari kegiatan, jadi tidak akan ada masalah”. Ucap Jonghyun santai sambil tersenyum.

“Oh jinja? Berarti aku juga harus memakai seragam?”.

“Ne, tentu saja. hihihi”. Ucap Jonghyun sambil tertawa memperlihatkan giginya yang putih dan bersih.

“Aigoo. Hhhss”. Hyorin lalu tertawa kecil kemudian mulai menikmati sarapannya yang tadi sempat terhenti.

“Mwoya ige? Kenapa jadi ada satu stell seragam sekolah disini?”. Tanya Kiboom yang memecahkan keheningan di rumah itu.

“Aigoo~~ apa kau tidak bisa tenang sehari saja Kiboom?”. Ucap Minho yang baru selesai mandi sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil sementara handuk yang besar melingkar di pinggangnya menutupi tubuh bagian bawah sampai bagian lututnya sehingga yang terlihat hanya bagian atas tubuhnya dengan otot yang terbentuk sempurna, dadanya yang bidang dan perutnya yang sixpack.

“I bwa~ kau tau kenapa bisa ada seragam di ruang tengah ini?”. Ucap Kiboom menunjuk 2 pasang seragam sekolah yang diletakkan di patung khusus pakaian.

“O, bukankah itu seragam sekolah kita dulu? Aku juga tidak tahu mengapa ada disana”. Ucap Minho enteng.

“Tuan Jonghyun meminta agar kami menyediakan seragam itu tuan”. Ucap kepala pelayan yang datang menghampiri mereka.

“Jonghyun? Maksudmu Jonghyun Hyung?”. Tanya Kiboom pada kepala pelayan itu.

“Ne, benar tuan”.

“Jamkanman, untuk apa Jonghyun Hyung meminta kau menyediakan seragam – seragam ini?”. Tanya Minho yang mulai penasaran.

“Beliau tadi bilang agar Tuan Minho dan Tuan Kiboom untuk memakainya. Tuan Jonghyun saat ini sedang dalam perjalanan kemari”. Terang kepala pelayan itu lagi.

“Mwo?! Kami harus memakai seragam ini? Ya~, sebenarnya apa yang ingin Jonghyun Hyung lakukan?”. Tanya Kiboom dengan nada yang agak mengeluh karena di minta memakai seragam sekolah.

“Kami bukan anak sekolah lagi kan? Untuk apa kami harus memakai seragam seperti ini lagi? Sudah berapa tahun berlalu, ckckck”. Ucap Minho sambil menggaruk – garuk kepalanya.

“Mohon anda memakainya Tuan”. Ucap kepala pelayan itu lagi dengan sopan sambil tersenyum.

“Ahjeossi, kau bahkan tidak bisa menjelaskan kenapa Jonghyun Hyung meminta kami memakai ini~~! Untuk apa kami memakainya?”. Ucap Kiboom kesal.

“Beliau hanya berpesan seperti itu Tuan Kiboom”. Jawab kepala pelayan itu dengan tenang seraya tersenyum.

“Aigoo~~ ya ya ya~~!!! Jonghyun Hyung..!! Mwohaneun geoya~~~??!!!”. Kiboom berbicara sendiri dan mengerutkan keningnya.

“Sudahlah Kiboom, ayo kita pakai saja”. Ucap Minho yang mengambil salah satu seragam dengan ukuran yang pas untuk badannya yang tinggi.

“Mworago? Neo jinja.. aigoo. Kau benar – benar akan memakai seragam itu?”. Ucap Kiboom terkaget – kaget dengan mata terbelalak.

“Coba dipikirkan, apa Jonghyun Hyung akan membiarkan kita untuk tidak melakukan apa yang dia inginkan? Aku tidak ingin melihatnya melakukan aegyo di depanku hanya untuk merayuku memakai seragam ini. Menggelikan”. Jawab Minho sambil bergidik.

“Ya~ Neo~ aaa, mwoya ige~~”. Keluh Kiboom.

“Sudahlah, pakai saja.. ppali”. Ucap Minho sedikit mengencangkan suaranya karena ia telah berada agak jauh dari ruang tengah menuju ke kamarnya. Akhirnya Kiboom pun mengambil seragam itu dan membawanya ke kamarnya dengan perasaan yang masih penasaran untuk apa seragam ini sehingga ia diharuskan untuk memakainya.

Tiga puluh menit kemudian Jonghyun dan Hyorin telah sampai di rumah megah Minho dan Kiboom.  Mereka pun langsung masuk ke rumah besar itu saat pelayan di dalam rumah itu membukakan pintu untuk mereka dan menyambutnya.

“Annyeonghasimnikka, Tuan Jonghyun dan Hyorin Agasshi”. Ucap kepala pelayan yang menyambut mereka setelah mereka memasuki ruang tamu.

“Ahjeossi..!!!! Whaaaaa..!!! Oren manieyo..!!! Jaljinae?”. Ucap Jonghyun dengan ceria dan langsung memeluk kepala pelayan itu.

“Ehehem.. saya baik – baik saja tuan. Tuan sehat?”. Tanya kepala pelayan itu dengan hangat dan membalas pelukan Jonghyun.

“Ahjeossi, jeongmal bogosipeo..! Aigoo~ sudah sangat lama sekali ya, padahal sepertinya baru kemarin aku menjahilimu dengan menempelkan bekas permen karet yang ku makan ke jas mu yang rapi ini. Hahahhaha”. Ucap Jonghyun yang memang selalu ceria.

“Anda bahkan masih mengingatnya Tuan”. Ucap kepala pelayan itu sambil tersenyum.

“Aku tidak mungkin melupakan itu ahjeossi, hehehehe”.

“Ahjeossi, mana Minho dan Kiboom”. Hyorin menyela pembicaraan diantara mereka.

“Ne, agasshi, Tuan Minho dan Tuan Kiboom sedang bersiap – siap di kamar mereka masing – masing”. Jawab kepala pelayan itu sambil tersenyum pada Hyorin.

“Ya~~!! Jonghyun Hyung, museum soriya?? Kenapa kau menyuruh kami memakai seragam ini~~ aigoo, apa kata para fansku kalau melihatku memakai seragam ini”. Keluh Kiboom yang saat itu baru saja tiba di ruang tamu.

“Kiboooooom..!!! Naeui dongsaeng, annyeeooooooonnggg..!!!”. Jonghyun langsung berlari ke arah Kiboom dan memeluknya.

“Aigoo! Hyung, apa kau tidak bisa jawab pertanyaanku dulu, untuk apa seragam ini~~?!”. Keluh Kiboom lagi yang langsung melepaskan pelukan Jonghyun.

“Geure~~ untuk apa seragam ini..??!! Hyung, kau pikir kita ini masih berumur 15tahun?”. Sambung Minho yang juga tiba di ruang tamu sesaat setelah Kiboom.

“Minho Ssiiiii.. neomu bogosipeo~~~”. Ucap Jonghyun usil menggoda Minho sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Ya! Hajima Hyung”. Ucap Minho sambil membelalakan matanya yang besar itu.

“Aigoo, kenapa pagi – pagi sudah marah begitu~~”. Ucap Jonghyun lagi dengan nada manja dengan maksud melakukan aegyo di depan Minho. Hyorin dan Kiboom hanya bisa menertawakan tingkah usil Jonghyun yang dari dulu tidak pernah hilang, begitu juga dengan kepala pelayan yang tersenyum kecil melihatnya dan kemudian meninggalkan mereka semua terkumpul di ruang tamu.

“Ya~!!! Hajimarago~~”. Ucap Minho kesal.

“Hahahahahahaha~~~~”. Jonghyun tertawa terbahak – bahak karena merasa menang dapat membuat raut wajah Minho menjadi seperti benang kusut. Dan tawaan Jonghyun itu disambung oleh Kiboom, Hyorin yang juga ikut tertawa baru terakhir Minho yang perlahan ekspresi wajahnya berubah dan ikut tertawa bersama.

“Apa akan kita lakukan dengan memakai seragam ini Hyung?”. Tanya Minho setelah mereka duduk di sofa besar ruang tamu.

“Apa kita akan jadi model MV terbarumu, dan tema MV mu kali ini tentang kehidupan remaja yang masih sekolah begitu?”. Tanya Kiboom yang tiba – tiba antusias.

“Aniya aniya~ aku dan Hyorin ingin mengajak kalian untuk kembali mengenang masa – masa sekolah kita dulu. Aku ingin mengajak kalian semua bermain di lapangan yang dulu sering kita datangi setelah pulang sekolah, kalian mau kan? Ayolah~~”.

“Mwo? Jinja?”. Ucap Kiboom dengan ekspresi terkejut.

“Kelihatannya menarik. Aku mau hyung!”. Ucap Minho tiba – tiba antusias dengan ide Jonghyun.

‘Jinja~~? Aaaaa.. senangnya, ini akan menarik”. Ucap Jonghyun tersenyum memperlihatkan gigi putihnya pada Minho. Hyorin yang tidak bicara hanya tersenyum melihat tingkah Jonghyun.

“Ya, Minhoya~~ kenapa kau tiba – tiba jadi antusias begitu??”. Tanya Kiboom dengan nada mengeluh.

“Ayolah Kiboom. Kalau dipikir – pikir ini akan menyenangkan”. Ucap Minho sambil tersenyum ceria membujuk Kiboom.

Kiboom melihat satu persatu chingudeulnya, ia lihat ekspresi wajah Minho, Jonghyun dan Hyorin yang tersenyum lebar menunggu jawaban dari Kiboom. Dan Kiboom sudah tahu arti dari ekspresi wajah yang dipasang oleh chingudeulnya itu adalah menyuruhnya untuk menyetujui ide Jonghyun.

“Arasseo arasseo~~ Kaja”. Ucap Kiboom yang akhirnya mau juga dan berdiri paling duluan.

“Gomawo naeui Kiboom~~”. Ucap Hyorin dengan nada manja sambil memeluk bahu Kiboom dari samping setelah daritadi ia tidak ada bicara apapun.

“Hyorin’a, kau ini daritadi diam saja sekarang malah langsung manja padaku. Dasar kau”. Ucap Kiboom kesal. Namun Hyorin dan lainnya hanya menertawakan Kiboom.

“Kaja kaja kaja”. Ucap Minho dan Jonghyun bersamaan. Mereka pun akhirnya pergi bersama ke lapangan bermain mereka dulu.

Setelah memerlukan waktu 45menit menuju lapangan bermain, mereka berempat akhirnya tiba disana. Mereka pun langsung bermain – main dengan gembira. Cuaca cerah yang berangin sepoi – sepoi membuat suasana bermain menjadi lebih menyenangkan. Rambut ikal Hyorin yang terurai indah pun terkibas perlahan oleh hembusan angin yang lembut. Terlihat Minho sangat lihai memainkan bola sepak dengan senyum sumringah yang tidak pernah lepas dari wajah tampannya. Begitu pula dengan Jonghyun, Hyorin dan Kiboom yang ikut bermain bersama Minho dan mereka tertawa bersama. Mereka benar – benar menikmati waktu kebersamaan mereka setelah cukup lama terpisah karena kesibukan masing – masing. Merasa cukup lama bermain, mereka istiharat sejenak dengan duduk di bangku bawah pohon yang besar dan rindang di pinggir lapangan bermain itu. Mereka melihat remaja – remaja lainnya bermain yang juga ada di lapangan itu. Karena mereka berempat adalah orang yang terkenal di Seoul, tidak sedikit dari para remaja yang menyadari kehadiran mereka meminta untuk berphoto bersama.

“Aku haus sekali~”. Ucap Hyorin yang duduk di samping Jonghyun sambil mengipaskan tangannya ke wajah karena merasa agak panas karena terlalu banyak bergerak dan merebahkan kepalanya ke bahu Jonghyun yang besar.

“Mau aku belikan minum?”. Tanya Jonghyun lembut pada Hyorin.

“Biar aku yang pergi beli minuman Hyung”. Ucap Minho yang saat itu masih berdiri menggiring – giring bola di kakinya dan melepaskan jas seragamnya.

“Oh, geure? Kalau begitu aku mau air mineral saja”. Ucap Jonghyun.

“Aku juga”. Ucap Hyorin.

“Kau juga mau air mineral Kiboom?”. Tanya Minho pada Kiboom yang daritadi sibuk mengelap keringat di wajahnya dengan tissue.

“Aku mau sebotol jus jeruk yang terbaik dan paling segar”. Ucap Kiboom dengan nada cueknya.

“Eiissh, namja satu ini jinja~”. Ucap Hyorin yang melihat kea rah Kiboom dan melepari Kiboom dengan tissue yang tergumpal.

“Ya~~ Hyorin’a, mwohaneun geoya~?? Aku pokoknya mau jus jeruk”. Ucap Kiboom lagi.

“Ne~~~ Argeseumnida tuan~~”. Ucap Minho menirukan gaya kepala pelayan dirumahnya. Melihat itu Kiboom, Hyorin dan Jonghyun pun tertawa.

Minho akhirnya pergi dengan berjalan kaki membeli minuman ke Toko yang berjarak sekitar 200meter dari lapangan bermain. Saat dalam perjalanannya, ia melihat ada seorang pelajar yeoja bertubuh mungil dengan rambut panjang sebahu sedang berdiri atas tumpukan papan kayu yang tinggi di bawah pohon yang lumayan tinggi dan besar. Yeoja itu terlihat ingin mengambil kucingnya yang takut untuk turun dari atas pohon.

“Sissy~~ Ayo turun kesini, aku pasti akan menangkapmu”. Yeoja itu berusaha membujuk kucingnya dengan mengulurkan kedua tangannya ke arah kucingnya. Akhirnya kucing itu mau perlahan mendekati yeoja itu, dan saat kucing itu melompat kearahnya yeoja itu berhasil menangkap kucing itu tapi tiba – tiba ia kehilangan keseimbangan karena kaki kirinya sedikit terpeleset dan membuatnya ingin jatuh dari atas tumpukan papan itu.

“O~!!!”.

To Be Continued.

I Just Love You Part. 5 Preview:

“Oppa, nuguseyo?”.

“Na? Minhoyeyo. Choi Minho”. “Ireumi mwoya?”.

“Naneun Ga Euliyeyo. Han Ga Eul”. “Jamsimanyo, aku seperti sering melihat oppa. Tapi aku lupa”.

“Geure? Mungkin perasaanmu saja, hari ini adalah pertama kalinya aku melihatmu”.

“Omo! Aku harus les piano sekarang, oppa nan meonjeo kalkke”.

“O! Igo, dompetmu jatuh. Ga Eul’ya~~ chamkanman!”.

Yeoreobun~, annyeong!!! ^^ Well, I will add one new character at I Just Love You Part.5 😀

So, just guest who’s she and what she will be..? hahahaha! Are u so curious? Then just wait till next week and I’ll post the Part.5

Annyeong ^^

7 thoughts on “I Just Love You (내가 사랑했단 걸) Part. 4

  1. Eomma emng tau aja minho lihai dlm main bola hahaha
    Pasti minho ujung2nya ketemu pasangannya hahahaha
    Emma daebak, aku ska 😀
    Cepet2 deh post part 5nya hehehe aku penasaran bnget hehehe
    Figthing eomma, aku ud bingung mau muji apa lagi… Hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s